POPULAR STORIES

Ini Yang Dilakukan Daihatsu Jika PSBB Total Dilakukan Pekan Depan

Ini yang Dilakukan Daihatsu Jika PSBB Total Dilakukan Pekan Depan Diler Daihatsu yang buka saat Pandemik Covid-19

KabarOto.com - Pemprov DKI Jakarta akhirnya menyatakan akan kembali menerapkan PSBB ketat seperti April lalu. PSBB akan dimulai Senin 14 September mendatang. Hal ini dilakukan sebagai rem darurat, demi menekan penyebaran Covid-19. Melihat jumlah pasien positif Covid-19 terus alami peningkatan.

Lalu bagaimana Agen Pemegang Merek mobil menanggapi hal ini, karena penjualan mobil baru merangkak naik pada Juli-Agustus lalu. Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & CR Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, pihaknya akan mendukung keputusan yang diterapkan oleh pemerintah pusat dan juga daerah.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Terus Meningkat, Daihatsu Tetap Lakukan Produksi Dan Monitor Karyawan Lewat Aplikasi

Peluncuran dua produk Daihatsu di mas Pandemik Covid-19

"Apapun keputusannya akan kami ikuti," terangnya saat bincang virtual dengan media, Jum'at (11/9). Keputusan yang diambil oleh Gubernur DKI Jakarta tersebut menurut dia, diambil berdasarkan keputusan yang terbaik, karena angka Covid-19 masih tinggi.

Sementara itu, Hendrayadi menambahkan, sampai saat ini ADM masih menunggu keputusan dan pernyataan resmi dari Gubernur DKI Jakata. "Sampai kemarin kami masih menunggu kabar," tambah dia.

Hal-hal yang berkaitan dengan penjualan di diler, tetap masih menunggu peraturannya seperti apa. Jika berkaca ke belakang, saat PSBB jilid 1 dan jilid 2, bengkel boleh beroperasi tapi hanya 50%. "Kalau diler dan kantor kan memang tidak boleh, nah kalau harus total otomatis semua ditutup," terangnya lagi.

Bengkel Daihatsu yang buka saat PSBB

Selanjutnya, Daihatsu masih akan menunggu sampai akhir pekan mendatang. "Kita tunggu sampai hari Sabtu dan Minggu besok, baru kita sampaikan," terang dia lagi. Keputusannya, apakah bengkel buka tapi hanya 50% atau tutup secara total.

Daihatsu tetap menunggu peraturan terlebih dahulu, apakah sesuai dengan. Jilid 2 diperbolehkan beroperasi bengkel izin operasional dan mobilitas dari Kementerian Perindustrian. Kalau itu masih diperolehkan bengkel tetap beroperasi, retapi hanya 50%. Showroom tidak boleh beroperasi kantor juga tidak. Kalau memang peraturan Gubernur harus total, Daihatsu akan patuh dan ikuti tutup diler.

Baca Juga: Ini Bedanya Daihatsu Genuine Parts Dan Value Parts

"Kita akan tunggu sampai hari Sabtu atau Minggu, baru nanti bisa disampaikan, apakah buka bengkel 50% atau tutup," jelas Hendrayadi.