Dampak Corona, MotoGP 2020 Bisa Digelar Hingga Tahun 2021

Dampak Corona, MotoGP 2020 Bisa Digelar Hingga Tahun 2021 Penulis: BagusWS/KC

KabarOto.com - Hajatan MotoGP musim 2020 hingga saat ini masih menjadi tanda tanya untuk kelanjutan awali musim. Akibat virus Corona yang terus menyebar ke berbagai negara seiring berjalannya waktu.

Namun Presiden FIM, Jorge Viegas, optimis MotoGP 2020 akan tetap berjalan dan tidak akan berlangsung hingga awal tahun 2021.

Saat ini, dampak virus Covid-19 sangat memengaruhi semua acara yang ada di seluruh dunia tanpa terkecuali MotoGP. Adapun status musim 2020 masih terkendala dengan banyak hal, sehingga untuk sementara waktu MotoGP rencananya akan dimulai pada awal Mei 2020.

Baca juga: Zenvo TSR-S, Serat Karbon Dibuat Tenar Lagi

Dalam rilisan kalender MotoGP terakhir, Grand Prix akan kembali dilaksanakan di Jerez pada tanggal 1 sampai 3 Mei mendatang. Dan, yang menjadi menarik adalah akan ada rentetan 8 seri pada paruh musim kedua yang siap ditempuh para pembalap dalam kurun waktu 10 minggu, mulai Grand Prix Aragon hingga Valencia.



Sementara itu, Presiden FIM Jorge Viegas menerima situasi yang terjadi akibat Covid-19. Dalam status kontrak yang berlaku antara FIM dan Dorna MotoGP membutuhkan minimal 13 seri yang harus diselesaikan untuk membuat kejuaraan yang sah. Namun, Viegas membuka kemungkinan menjalankan balapan hingga awal tahun 2021.

Baca juga: Foto Bareng Kerabat Positif Virus Corona, Bagaimana Nasib Lewis Hamilton?

“Ya, jika perlu. Bayangkan jika beberapa seri musim ini belum dibatalkan dan kita harus tetap melanjutkan balapan. Kami akan berusaha sejauh mungkin untuk menjaga ini agar MotoGP layak disebut sebagai kejuaraan yang baik. Jika perlu, kami lanjutkan hingga Januari 2021. Bagi kami, hal itu bukanlah hal yang tabu,” ujar Jorge Viegas.

Tentunya pandemic virus Corona ini menjadi sebuah bencana bagi semua acara di dunia, termasuk MotoGP. Karena dari segi pembalap dan tim, mereka dirugikan karena gaji mereka tidak dibayarkan.