First Drive DFSK Glory 580 - Menjajal 7 Seats City SUV With 7 Years Warranty

First Drive DFSK Glory 580  - Menjajal 7 Seats City SUV with 7 Years Warranty ted diesta

KabarOto.com - Pada saat IIMS 2018, saya penasaran sama DFSK Glory 580. Sebuah brand asal Asia Timur, yang ‘tiba-tiba’ masuk ke negeri ini dan dikerjakan oleh 90% tenaga kerja Indonesia.

Pada sesi media test drive di awal Juni 2018, saya berkesempatan mencoba 1 dari 17 mobil yang disiapkan mencoba rute Purwakarta-Bandung yang walaupun terkesan dekat, namun memiliki banyak karakter jalanan. Mulai dari macet hingga lengang, sejak dari rata hingga meliuk. Bahkan saya mencoba jalan lingkungan, lokal, kolektor, arteri hingga jalan nasional.

Dari 17 unit itu, saya kemarin mencoba 1.5L Turbocharged 6 percepatan manual dengan topline Luxury. Warnanya putih dengan kabin dua warna hitam dan marun, dengan transmisi manual. Bisa muat 7 penumpang, dengan formasi 2-3-2.

Baca Juga: First Drive DFSK Glory 580 - Nyaman di Jalan, Aman di Tanjakan

Berkat ground clearance 200 mm dan garis desain bodi yang kokoh, Glory 580 terlihat gagah

Tapi sebelum detail ke mobil, alangkah baiknya kita melihat ke dalam DFSK itu sendiri. Brand ini di Indonesia berdiri di bawah naungan PT. Sokonindo Automobile, yang merupakan perusahaan kerjasama (joint venture) antara Sokon Group (Hongkong) Company Limited dengan PT. Kaisar Motorindo Industri dari Indonesia.

Pabrik Sokonindo berada di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang (Banten), dengan luas sebesar 20 hektar. Seluas itu, fasilitas utamanya sudah lengkap yaitu Stamping Workshop, Welding Workshop, Painting Workshop dan Assembling Workshop.

Hingga tak heran, bila kapasitas produksi maksimumnya sudah mencapai total 50.000 unit per tahun. Angka ini telah dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun mancanegara, termasuk di Asia Tenggara. Pantas kan saya penasaran?

Hanya dalam setahun, sejak diperkenalkan dan direncanakan dijual pada tahun ini, Glory 580 memang menjadi bahan pembicaraan kalangan otomotif. Salah satu media besar otomotif bahkan berani menyebut Glory 580 akan menghantam Honda CR-V. Apa betul?

Baca Juga: Test Drive - Volkswagen Polo VRS

Mari kita petakan dari sisi harga. Glory 580 telah diperkenalkan dan penjualan dua varian: "Comfort" dan "Luxury" pada kisaran harga Rp 245,9 hingga Rp 308 juta. Harga ini berada di antara 2 kelompok ‘gajah’.

Di kelompok ‘gajah bawah’ terdapat Daihatsu Terios, Suzuki SX4 S-Cross, Honda BR-V dan Toyota Rush yang berada di harga Rp 195 hingga Rp 270 juta.

Sedangkan di kelompok atas, diisi oleh Honda CR-V, Nissan X-Trail, Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner yang berada di kisaran harga Rp 416 hingga Rp 660-an juta.

Maka jelas di price condition range tersebut, Glory 580 berada bersama Honda HR-V.

SOP ala Hotel Bintang 4

Dalam sesi tes 2 hari itu saya punya 4 catatan singkat terhadap mobil ini. Pertama, ‘fun to drive’. Mula pangkalnya ada pada setirnya.

Ergonomis dan user friendly, kunci nyaman untuk perjalanan jauh

Komponen ini membawa pengaruh spesial sebagai pusat ergonomikal saya. Handy dan user friendly. Kalau sudah nyaman, nyetir kemanapun asyik saja. Bodi saya tidak menolak ‘berkomunikasi’ dengan SUV ini.

Mobil yang saya coba, memiliki tenaga 150 dk (110 KW) dengan torsi 220 Nm pada cakupan 1.800-4.000 RPM, dirasa cukup pas untuk dimaksimalkan kemampuannya. Tips dari saya soal kinerja mesin SFG15T, pintar-pintar atur momen clutch shifting, biar tenaganya hadir selalu.

Kemudian poin kedua, ‘hotel room aspect’. SOP kamar hotel bintang 4 kan adem dengan AC yang tidak berisik, dingin dan segar. Ini dulu yang penting; kemewahan yang smooth.

Mobil berwarna elegant white ini punya kabin yang lengkap. Material jok terasa mewah, baik bahan dan modelnya. Disertai pusat kendali hiburan berdimensi 10 inci.

‘Kamar hotel’ ini memiliki nilai tambah yaitu senyap. Glory 580 punya 200 titik NVH (Noise, Vibration, Harshness), titik sumber bising yang kini diminimalisir oleh Glory.

Baca Juga: Test Drive - New Toyota Hilux 4x4 2018

Mesin bertenaga 150 dk dengan torsi 220 Nm, masih pas untuk ragam kondisi jalan Tanah Air

Garansi 7 Tahun Bikin Tenang

Sementara poin ke-3 adalah ‘dashing design’. Bodi mobil dari sudut manapun cenderung mudah diingat bahwa ini Glory 580. Bodinya tinggi dan panjang, dengan ground clearance 200 mm dan jarak roda depan-belakang 2.780 mm. Modal dimensi ini menjadi penting untuk sebuah SUV.

Tinggal perkara bentuk bodi luar. Kombinasi lampu depan dengan lensa, electric adjustment bahkan head lamp ini punya sistem delay off with DRL.

Memang pada akhirnya, bentuk ‘mata’ yang membuat mobil ini teramat menarik. Di luar itu ada sunroof, desain bumper dibuat membulat dan garis pinggang yang kokoh.

Sedangkan yang terakhir, yang membuat banyak pihak ikutan penasaran, yaitu ‘garansi 7 tahun atau 150 ribu kilometer'. Semua komponen utama di mobil, bahkan aksesorinya, dijamin diganti jika ada kerusakan.

Ini needs solving yang Indonesia banget. Tanpa pusing lagi urusan tetek bengek servis. (Diesta)

Baca Juga: First Drive DFSK Glory 580 - Garansi 7 Tahun, Pertama di Indonesia

Percaya diri dengan kualitas, maka Glory 580 berani digaransi hingga 7 tahun!

Berita Terkait

Berita Terkait