Dibalik Kesuksesan Ban Pirelli Terdapat Figur Andreas Somawidjaja

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 07 Oct 2016 - 11:27
Dibalik Kesuksesan Ban Pirelli Terdapat Figur Andreas Somawidjaja
Andreas Somawidjaja, sekarang ini para konsumen semakin pintar di dalam memilih ban. Konsumen tidak sembarang memilih ban. (Foto: KabarOto/Yudi Atmaja)

Tentunya Bro and Sist sudah mengenal ban Pirelli. Ban yang tidak lagi diragukan di kelas balap, sport, bebek dan kini skuter. Ban Pirelli merupakan ban yang sangat diandalkan oleh para bikers yang ada di Indonesia. Namun dibalik kesuksesan ban Pirelli tersebut terdapat seorang pria yang bekerja keras untuk pengembangan ban Pirelli ini. Siapakah? Berikut figur Andreas Somawidjaja, Head-Pirelli Department Domestic Marketing Division PT Astra Otoparts.

Andreas Somawidjaja adalah figur yang terus berjuang untuk pengembangan ban Pirelli Astra Otoparts. Kepada media online KabarOto, pria yang joint di Astra Otoparts pada tahun 2011 ini menceritakan dirinya dan perjuangan yang dilakukannya bersama tim di Astra Otoparts.

"Promosi yang akan dilakukan oleh Pirelli dalam waktu dekat ini adalah ban Pirelli khususnya Astra Otoparts terus melihat apa yang dibutuhkan oleh market kami. Dengan memperhatikan market tersebut, sehingga ban Pirelli terus berkibar namanya. Buktinya saja sekarang ini ban Pirelli sudah memiliki beberapa variant. Dan kami sudah memiliki pabrik, PT Evoluzione Tyres. Pabrik ini dibangun di Subang, Jawa Barat. Pembangunan pabrik dilakukan secara joint venture dengan PT Evoluzione Tyres. Ban Pirelli mempunyai dua segmentasi, radial dan cross-ply. PT Evoluzione Tyres hanya memproduksi yang cross-ply. Dengan adanya pabrik tersebut, kami terus melihat keinginan pasar, apa saja yang diinginkan oleh konsumen tersebut," jelas Andreas Somawidjaja.

Ia menuturkan, sekarang ini para konsumen semakin pintar di dalam memilih ban. Konsumen tidak sembarang memilih ban. Mereka (konsumen) selalu melihat apa kelebihan ban tersebut yang dapat memberikan keselamatan mereka. Keinginan market inilah yang langsung direspon oleh Andreas Somawidjaja. 

"Karena itulah Astra Otoparts langsung merespon keinginan market, konsumen menginginkan ban dengan kualitas yang baik, dengan model yang baik, yang dapat memberikan keselamatan diperjalanan. Saat ini kami terus mendekatkan kepada masyarakat khususnya para komunitas motor di event-event mereka. Di momen itulah kami memberikan edukasi tentang ban Pirelli, ban yang diinginkan oleh masyarakat. Walaupun demikian, Astra Otoparts tidak langsung puas, tetapi terus menerima masukan dari mereka, bahwa ban seperti apa yang diharapkannya yang menurut mereka paling bagus dan baik," ucap Andreas.


Foto Barsama. Andreas Somawidjaja, Head-Pirelli Department Domestic Marketing Division PT Astra Otoparts foto bersama rekan kerjanya, Alex Sutedja, Supervisor-Pirelli Departement Domestic Marketing Division, PT Astra Otoparts (Foto: KabarOto/Yudi Atmaja)


Jemput Bola
Sebagai Head-Pirelli Department Domestic Marketing Division PT Astra Otoparts, ada cara jitu yang dilaksanakannya untuk terus memperkenalkan ban Pirelli dan mendekatkannya kepada masyarakat. Menjemput bola adalah cara yang kini dipraktikannya.

"Strategi pemasaran yang saya terapkan adalah menjemput bola. Dengan cara inilah, sehingga saya akrab dengan konsumen bahwa konsumen itu membutuhkan ban Pirelli yang dapat dipergunakan di segala medan. Misalnya, kami melihat sarana dan prasarana dari jalannya. Dan, kami pun memantau dimana tempat tinggal konsumen tersebut. Dari inilah kami membuat tiga pattern yang berbeda demi menjemput bola, mewujudkan keinginan konsumen," kata Andreas.

 

Test Ride Ban Pirelli
Tentunya setelah menetapkan pattern yang baru, yang diinginkan oleh masyarakat itu, ban Pirelli dengan pattern baru di test ride. Ada beberapa tahapan uji coba di dalam test ride. Yakni, ban Pirelli pattern baru di tes dengan seorang rider yang profesional.

"Selanjutnya, kami mengambil seseorang yang profesional untuk test ride ban Pirelli pattern baru tersebut selama 3 hingga 4 bulan. Tahap berikutnya adalah kami melihat apakah pattern ban Pirelli yang baru tersebut sudah oke atau pun belum. Jika belum tentunya ada evaluasi kembali. Apabila sudah oke pattern baru tersebut, barulah kami melaunching ban Pirelli dengan pattern terbarunya kepada masyarakat," ujar Andreas.


Karir
Masih menurutnya, lulus kuliah ia diterima bekerja di Bank. Namun entah mengapa, ia merasakan joint di Bank kurang pas untuk pekerjaan yang dilakoninya. Lepas dari Bank, ia mendirikan usaha sendiri selama lima tahun.

"Jujur saja, saya ini suka dengan otomotif. Akhirnya saya banting setir ke otomotif. Saya bareng bersama teman-teman di komunitas. Saat itu Pirelli mengandeng beberapa rekanan di tim balap besar. Singkat cerita akhirnya saya bekerja di Astra Otoparts," ucap Andreas.

Awal ia terjun ke Astra Otoparts sebagai bisnis Development, tahun 2011. Dengan berkembangnya waktu, ia pun sebagai seorang tim yang mewujudkan lahirnya PT Evoluzione Tyres. Dan kini ia dipercaya sebagai Head-Pirelli Department Domestic Marketing Division PT Astra Otoparts.

 

Baca Juga: