FIA : Aston Martin Tidak Menjiplak, Tanggapan Bos Red Bull Racing Santai

FIA : Aston Martin Tidak Menjiplak, Tanggapan Bos Red Bull Racing Santai Dok : F1

KabarOto.com – Beberapa hari belakangan sempat dikabarkan bahwa mobil AMR22 milik Aston Martin menjiplak bagian bentuk side pod RB18 milik Red Bull Racing. Setelah menerima laporan soal itu, pihak FIA pun menginvestigasi masalah tersebut.

Alhasil, Aston Martin dinyatakan tidak bersalah atas perubahan itu desain itu. “Penyelidikan yang melibatkan pemeriksaan CAD dan analisis rinci dari proses pengembangan yang diadopsi Aston Martin menegaskan tidak ada kesalahan yang mereka lakukan. Oleh karena itu, FIA menganggap bahwa pembaruan dan peningkatan fungsi komponen aerodinamika yang dilakukan Aston Martin sudah sesuai (regulasi),” bunyi pernyataan resmi FIA.

Baca juga: F1 Spanyol 2022: Prakiraan Cuaca Dan Kompon Ban

Desain side pod sebelumnya (atas) dan desain side pod di F1 Spanyol 2022 (bawah).

“Dari hasil analisis, kami mengonfirmasi bila proses yang dilakukan Aston Martin masih konsisten sesuai yang dituliskan Pasal 17.3,” lanjut pernyataan FIA.

Pasal 17.3 sendiri mengacu ke regulasi teknis F1 secara khusus melarang “Rekayasa teknologi terbalik”, yaitu proses digital untuk mengubah foto atau data lain menjadi model CAD, lalu melarang transfer IP antar tim F1.

Permasalahan ini juga ditanggapi santai oleh Kepala Tim Red Bull Racing, Christian Horner. Bahkan ia baru tahu masalah ini setelah FIA menghubunginya.

“Itu menarik perhatian kami ketika FIA, awal pekan ini, ketika mereka mengatakan, ‘Kami mendapati sebuah mobil tampak seperti milik Anda. Apakah kami bisa mendapatkan daftar orang yang meninggalkan tim Anda untuk mengetahui ke mana mereka pergi?” Jelas Horner.

Baca juga: Hasil Kualifikasi F1 Spanyol 2022 : Charles Leclerc Tercepat, Max Verstappen Membuntuti

Hal ini sebenarnya bisa diprediksi mengingat beberapa staf Red Bull Racing, termasuk mantan kepala divisi aerodinamika Dan Fallows yang hijrah ke Aston Martin beberapa waktu lalu.

“Imitasi merupakan bentuk sanjungan terbesar, pada akhirnya. Bukan kebetulan kalau ada beberapa individu yang pindah dari Red Bull ke Aston Martin selama musim dingin dan bagian awal musim ini,” ujarnya.

Menurut Horner itu bukan masalah besar bagi Red Bull Racing, kecuali Aston Martin mulai mengalahkan kami. Tapi, untuk tim yang berada papan tengah, ubahan itu bisa memberi dampak materi bagi performa mobilnya.