Harley-Davidson Luncurkan Sepeda Gunung Listrik Serial 1 BASH/MTB

Harley-Davidson Luncurkan Sepeda Gunung Listrik Serial 1 BASH/MTB Sumber Foto : Harley-Davidson

KabarOto.com – Pabrikan motor gede asal Amerika Serikat, Harley-Davidson meluncurkan sepeda gunung listrik yaitu Serial 1 BASH/MTB.

Sebelumnya, pada Agustus 2021 lalu, pihak pabrikan telah memperkenalkan model MOSH/CTY dan RUSH/CTY untuk pengendara perkotaan dan komuter. Untuk melengkapi variannya, kini hadir BASH/MTB.

Rangka BASH/MTB sama dengan MOSH/CTY tetapi dengan tiang kursi SR Suntour NCX 50 mm. Namun, sepeda ini tidak dilengkapi dengan suspensi depan dan belakang. Pelek jari-jari ini dibalut ban Michelin E-Wild, sehingga e-bike ini hanya bisa melakukan off-road ringan saja.

Baca Juga : Motor Listrik Gesits Jadi Kendaraan Operasional Di Aceh

Tanpa suspensi pada kedua ujungnya, peringkat e-MTB ini lebih mengarah ke sepeda kerikil atau cyclocross. Walaupun begitu, pihak pabrikan klaim Serial 1 memiliki ketangguhan dan tidak rewel.

“Tidak ada suspensi yang rewel untuk disetel, tidak ada drivetrain yang rumit. Hanya dua roda, dan satu gigi. Tujuan utama kami untuk menyediakan koneksi paling langsung antara pengendara dan trek yang akan dilibas,” ungkap pihak Harley-Davidson.

Tiang kursi SR Suntour NCX 50 mm

BASH/MTB dibekali motor listrik Brose yang mampu mencapai kecepatan maksimal 20 mph atau 32 kpj. Motor listrik ini didukung oleh baterai 529 Wh yang mampu menempuh jarak antara 30 hingga 95 mil (sekitar 48 hingga 153 km) dengan sekali pengisian daya.

Baca Juga : KTM Rilis Sepeda Listrik STACYC 18eDrive Dan 20eDrive Factory Edition

Setelah daya baterai habis, BASH/MTB dapat diisi ulang dalam waktu kurang dari lima jam dan mengisi hingga 75 persen dalam 2,5 jam. Untuk menghentikan laju sepeda, terdapat rem cakram hidrolik empat piston bersama dengan rotor 203 mm.

Pihak Harley-Davidson berencana akan memproduksi sekitar 1.050 unit BASH/MTB saja. 525 unit di antaranya akan dipasarkan di Negeri Paman Sam. Bicara soal harga, sepeda listrik ini dibanderol sekitar USD3.999 atau setara Rp 58,1 jutaan.

Mengantarkan tenaga ke ban menggunakan belt