Hyundai Kona Electric Terbaru, Lebih Bikin Tersenyum

Hyundai Kona Electric Terbaru, Lebih Bikin Tersenyum

KabarOto.com - Dirasa tampilannya sudah usang, Hyundai Kona Electric mendapat sentuhan segar menyeluruh di bagian eksterior. Wajar, Kona Electric ternyata sudah dari tahun 2018 belum alami ubahan signifikan.

Tapi sayangnya, wajah lawas Kona Electric menjadi produk baru di Tanah Air, diluncurkan Hyundai Motors Indonesia. Bahkan belum genap 24 jam, New Kona Electric sudah menunjukkan wujudnya.

Baca juga: 25.564 Unit Hyundai Kona Electric Ada Potensi Terbakar, Indonesia Baru Diluncurkan



Lupakan saja wujud usang Kona Electric. Sebab wajah terbarunya kini lebih berseri dan tentunya lebih ada penyempurnaan berbanding pendahulunya. Karena baru-baru ini sempat alami Kona Electric terbakar. Recall 25.564 unit dilakukan pada September lalu akibat kemungkinan terjadi malfungsi baterai.

Oh iya, kebaruan di Kona Electric tak sekadar penampilan. Namun juga ada penambahan kelengkapan keselamatan serta kenyamanan selama berkendara berupa paket teknologi.



Teknologi Multifaceted reflector (MFR) menjadi kebaruan di Kona Electric ini sebagai penerangan ke jalan raya. LED Daytime Running Light (DRL) kini guratannya lebih tajam, begitu juga lampu utama.

Aerodinamika menjadi hal penting di kendaraan listrik, ini terlihat dari kisi udara vertikal di sisi rumah roda. Termasuk menghilangkan gejala turbulensi di rumah roda. Bumper belakang juga sudah ada aksen bar.



Perihal interiornya, untuk kali pertama Kona Electric disematkan layar lebar di dasbor berukuran 10,25 inci. Bisa terkoneksi ke Apple CarPlay dan Android Auto.

Nah, ternyata dimensinya lebih panjang 25 mm sehingga ruang kabin bisa lebih maksimal hadirkan ruang gerak. Pilihan warna baru meliputi Dive in Jeju, Ignite Flame, Misty Jungle, Surfy Blue, dan Cyber Grey.



Kona Electric dengan jarak tempuh paling jauh gunakan baterai 64 kWh memiliki tenaga motor setara 201 dk. Sementara Kona Electric gunakan baterai 39,2 kWh bertenaga motor 134 dk. Keduanya sama-sama suguhkan torsi spontan 395 Nm. Yup setara mesin konvensional 2.000 cc turbo.

Ada penyempurnaan di ban untuk model anyar ini, versi baterai 64 kWh bsa menempuh jarak hingga 482 km, kecepatan tertingginya 167 kpj. Sedangkan untuk 39,2 kWh bisa tempuh 304 km bisa melesat hingga 155 kpj.



Sistem kendali shift-by-wire memungkinkan pengendara memilih mode bekendara sesuai keinginan melalui tombol. Sistem Smart Adjustable Regenerative Braking yang diterapkan di Kona Electric ini bisa juga memulihkan kondisi baterai saat melakukan pengereman, cukup dengan menarik tuas di balik lingkar kemudi.

Pengereman regeneratif ini akan kian maksimal meski tak menginjak pedal rem. Bahkan mobil bisa berhenti sepenuhnya tanpa harus menginjak rem.

Baca juga: Hyundai Sonata N Line, Tak Sekadar Elegan



Perihal pengisian baterainya, untuk mode pengisian cepat 10-80% hanya perlu waktu 47 menit memakai sumber tenaga 100 kW DC. Oh iya, on-board charger three-phase 10,5 kW menjadi fitur pilihan untuk Kona Electric, bisa mengisi di pengisian baterai umum.


Fitur keselamatan tambahan yang disematkan di New Kona Electric adalah Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA), Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA), Leading Vehicle Departure Alert (LVDA), Safe Exit Warning (SEW), dan Rear Seat Alert (RSA).