25.564 Unit Hyundai Kona Electric Ada Potensi Terbakar, Indonesia Baru Diluncurkan

25.564 Unit Hyundai Kona Electric Ada Potensi Terbakar, Indonesia Baru Diluncurkan

KabarOto.com - Hyundai Motors Indonesia (HMID) baru saja memperkenalkan dua mobil listriknya, yaitu Hyundai Kona Electric dan Hyundai Ioniq Electric. Keduanya dihadirkan, karena Indonesia adalah negara yang sedang fokus untuk mengembangkan mobil listrik. Masyarakat juga sudah mulai tertarik dengan mobil listrik yang ramah lingkungan dan lebih murah biaya operasionalnya.

Namun, September 2020 lalu, 25.564 Hyundai Kona Electric terkena program recall atau penarikan kembali karena mengalami malfungsi baterai di Amerika Utara, China, dan wilayah lainnya di Eropa.

Baca Juga: Resmi Meluncur Di Indonesia, Ini Harga Hyundai Kona Dan Ioniq Electric

Malfungsi tersebut sangat fatal, karena ada 13 kasus kebakaran yang terjadi pada SUV listrik tersebut di beberapa negara. Lalu apakah Hyundai Kona yang meluncur pekan lalu untuk konsumen di Indonesia aman. Dalam jumpa pers secara virtual, usai peluncuran kedua mobil listrik, HMID mengatakan model yang mereka jual berbeda batch produksi, mereka memastikan aman.

"Mengenai recall, itu memang terjadi penarikan kembali dari headquarter kami terkait Hyundai Kona Electric," terang Putra Samiaji, General Manager Service HMID, Jum'at (9/11). Kendaraan listrik yang terkena recall di beberapa negara tersebut adalah produksi dalam kurun waktu tertentu.

"Hyundai Kona Electric untuk pasar Indonesia tidak termasuk dalam batch produksi yang dimaksud," tambahnya. Dia menyatakan kembali jika produknya yang masuk ke Indonesia aman dari recall.

Baca Juga: Beli Hyundai Kona Atau Ioniq Banyak Garansi Yang Didapat

Jika nanti terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, HMID pun akan selalu bertanggung jawab dengan semua produk yang dipasarkan di Indonesia. HMID akan memberikan informasi lebih lanjut, jika terjadi permasalahan pada Hyundai Kona Electric dan juga model lainnya.