Jangan Tergiur Diskon, Begini Kalau Mau Beli Mobil Bekas

Jangan Tergiur Diskon, Begini Kalau mau Beli Mobil Bekas

KabarOto.com - Pandemik Covid-19 membuat masyarakat Indonesia harus mencari cara bagaimana agar tidak tertular virus Corona atau Covid-19. Salah satunya adalah tidak beraktivitas dengan menggunakan angkutan publik seperti Trans Jakarta, MRT dan LRT.

Mereka pun akhirnya mencari kendataan seperti mobil. Agar bisa mendapatkan harga terjagkau, mobil bekas punmenjadi pilihan. Namun ada baiknya jangan asal memilih mobil bekas, berikut ini Presiden Direktur mobil88 memberikan tips cara mencari mobil baru dan bekas.

Baca Juga: Pajak 0 Persen Ditolak Kemenkeu, Penjualan Mobil Bekas Langsung Naik

Fischer menyarankan, agar memilih mobil bekas yang fungsional. "Lupakan dulu membeli mobil yang berlebih, yang akhirnya membebani keuangan," ungkap Fischer dalam diskusi virtual, dengan media, Rabu (18/11).

Jangan tergiur oleh iklan yang pasang harga murah, dan begitu dicek, skema pembiayaannya tinggi. "Saya melakukan survei ke customer, mereka lebih melihat harga DP dan angsuran," terangnya.

Namun, kebanyakan begitu dilakukan pengecekkan Total Down Payment (TDP) dan Angsuran sangat tinggi. Konsumen kurang memperhatikan perihal hal tersebut.

Dia menyarankan, perhatikan TDP dan angsuran dikali tenor. Menurut Fischer, jangan tergiur dengan harga yang murah.

Selanjutnya, jika membeli mobil bekas sebaiknya ke diler yang lebih terpercaya, atau paling tidak orang yang sudah dikenal. Tujuannya agar tidak tertipu.

"Karena kalau beli mobil harus cek suku cadang, dan harus dicek satu per satu," tambahnya.

Baca Juga: Target Mobil88 Jual 2000 Unit, Hingga Akhir Tahun

Tidak mungkin melakukan pengecekkan satu per satu, karena memakan waktu. Jangan tergiur dengan harga mobil murah tapi setelah dicek banyak perbaikan yang justru biayanya jauh lebih mahal.

Lakukan pemeriksaan, di beberapa bagian, seperti mesin, kaki-kaki dan juga bodi mobil. Pastikan tidak pernah kecelakaan dan terendam banjir.