KabarOto.com - Kampas rem atau brake pad, merupakan komponen yang merupakan bagian dari sistem penyereman. Tugas komponen ini cukup vital, yakni memberikan gaya gesek terhadap piringan cakram atau tromol untuk memperlambat laju mobil.
Sebagai komponen yang punya masa pakai, tentunya Anda harus memahami kapan waktu yang tepat untuk mengganti kampas rem mobil kesayangan. Jangan sampai kampas rem sudah menipis, mengganggu fungsi pengereman dan bisa berakibat fatal.
Melansir laman resmi Wuling Motors, setidaknya ada 5 tanda jika kampas rem mobil sudah mulai menipis. Pertama yakni pedal rem terasa bergetar saat diinjak, ini akibat permukaan kampas yang sudah aus dan tidak rata.Dalam beberapa kasus, getaran yang dihasilkan bisa merambat hingga kemudi lho.
Baca Juga : Ford Super Duty Carhartt Edition 2027 Meluncur, Calon Dilirik Kolektor
Kedua adalah injakan pedal rem yang terasa lebih dalam, karena kampas rem telah menipis. Efek ini semakin terasa terutama pada sistem rem yang masih menganut tromol di roda belakang.
Saat kampas rem menipis, piston perlu mendorong lebih jauh untuk memberikan tekanan yang sama, hal inilah yang membuat injakan pedal rem menjadi lebih dalam.

Berikutnya adalah pengereman menjadi kurang pakem atau menggigit. Efektivitas pengereman jauh menurun ketimbang saat kampas rem dalam kondisi baru dan tebal. Tentunya akan beresiko tinggi saat melintasi jalan menurun panjang.
Keempat adalah timbul suara berdecit saat pedal rem diinjak. Suara decitan timbul akibat gesekan antara piringan atau tromol, dengan besi yang menjadi dudukan kampas rem.
Baca Juga : Penjualan Mobil Listrik Terus Naik, Dominasi Konvensional Kian Menurun
Jika tak langsung diperbaiki, maka permukaan piringan cakram atau tromol bisa 'kemakan'. Jika dibiarkan terus, maka biaya perbaikan tak hanya untuk membeli kampas rem baru, tapi juga piringan cakram atau tromol sekaligus!
Terakhir bisa dilihat dari volume minyak rem yang berkurang, walau tak ada kebocoran. Ketika kampas menipis, piston rem akan terdorong jauh keluar untuk menekan piringan cakram atau tromol.
Hal ini menambah ruang pada sistem hidrolik di dalam kaliper, sehingga volume minyak rem pada tabung penyimpanan terlihat berkurang. Jika menemukan kondisi tersebut, langsung cek kondisi kampas remnya ya.