Karena Masalah Ini, Pembalap Indonesia Terhambat Di Ajang World Superbike 2018

Karena Masalah Ini, Pembalap Indonesia Terhambat di Ajang  World Superbike 2018 Tampil untuk pertama kali di Kejuaraan Dunia WSBK 2018, Yudhistira turun di Kelas Superstock 1000 (STK1000) (Foto: Instagram/Yudhistira)

KabarOto.com - Mewakili Indonesia, Ahmad Yudhistira pertama kalinya tampil dalam rangkaian Seri 10 World Superbike (WSBK) 2018 seri 10 akhir pekan lalu di Sirkuit Portimao, Portugal.

Yudhistira turun di Kelas Superstock 1000 (STK1000). Pemalap berusia 25 tahun itu tampil bersama CM Racing Italia dengan motor Kawasaki ZX10RR dan berhasil menuntaskan 14 lap.

Penampilannya tidak begitu mengecewakan, pada sesi kualifikasi, Yudhistira berhasil menduduki posisi 16 setelah mencatatkan waktu terbaiknya 1 menit 47.816 detik.

Baca Juga: Bangga, Pembalap Indonesia Resmi Ikut Ajang World Superbike 2018

"Penampilan perdana saya di Superstock 1000 masih terkendala komunikasi yang susah karena di tim cuma ada satu orang yang bisa bahasa Inggris dan juga terkendala spare part di tim CM Racing," ungkap Yudhistira.

Seharusnya, Yudis bisa tampil lebih baik lagi, jika tidak ada kendala spare part untuk setting motor. "Semua spare part enggak ada, yang paling parah sih per untuk suspensi depan dan belakang tidak ada cadangan jadi susah setting motor lebih detail," sambungnya.

"Kalau persaingan sih hampir sama dengan balapan Supersport 600cc di Asia. Yang bikin lebih berat karena posisi saya bukan di tim," tutup Yudhistira yang juga aktif di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) di Kelas Supersport 600cc (SS600).