Kerap Timbulkan Kemacetan, Kementerian PUPR Akan Evaluasi Desain Rest Area Jalan Tol

Kerap Timbulkan Kemacetan, Kementerian PUPR Akan Evaluasi Desain Rest Area Jalan Tol Ilustrasi rest area jalan tol (ist)

KabarOto.com - Saat berlangsungnya arus mudik dan balik lebaran 2019, rest area di sejumlah ruas tol dinilai turut menyumbang kemacetan. Hal ini dipicu oleh membludaknya para pemudik yang ingin masuk ke rest area, sehingga menimbulkan antrean panjang di pintu masuk.

Antrean tersebut sering kali mengular, hingga menghalangin arus kendaraan lain di jalan tol. Bahkan, Jasa marga sampai harus melakukan sistem buka tutup pada rest area di beberapa lokasi, agar tidak menimbulkan kemacetan lebih parah.

Baca juga: Mobil Bermasalah Saat Mudik? Ini Cara Agar Bisa Diklaim Asuransi

Hal tersebut menjadi perhatian beberapa pihak, termasuk dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Terkait evaluasi kecukupan tempat istirahat (rest area) di Jalan Tol, Menteri Basuki mengatakan dibutuhkan dukungan perilaku pengendara dalam menggunakan rest area sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Antrean pemudik yang masuk rest area

"Seberapapun banyaknya rest area, tidak akan cukup dengan kondisi eksisting yang seperti ini. Sebagai ilustrasi, rest area di Palimanan dan Kalikangkung, kondisi normal menampung 17 ribu kendaraan, namun pada saat mudik kemarin naik 4 kali lipat jadi 68 ribu kendaraan. Penerapan kebijakan satu arah yang memungkinkan penggunaan rest area di kedua sisi, juga tidak bisa menampung seluruhnya pemudik ingin masuk rest area," ujarnya.

Sebagai evaluasi, Menteri Basuki mengatakan ke depan pemerintah berencana akan mengupayakan adanya perubahan desain parkir di tempat peristirahatan. Hal itu dilakukan guna mengakomodasi pemudik yang ingin beristirahat di sela perjalanan mudik atau balik.

Akan menyediakan parkir khusus

"Kita evaluasi desain untuk parkir lebih disiapkan khusus, tidak menyebar di semua ruang rest area. Perilaku pengendara umumnya misalnya jika ingin ke toilet, maka parkirnya juga harus dekat dengan toilet sehingga menumpuk. Untuk itu akan kita coba atur agar parkir kendaraan di rest area agak jauh dari pertokoan sehingga lebih teratur," pungkas Basuki.

Baca juga: Simak Alasan Tak Perlu Angkat Wiper Waktu Parkir

Disamping itu, lebih lanjut ia menjelaskan untuk rest area pada ruas jalan tol antar kota, posisinya terlalu dekat dengan pinggir jalan, sehingga kerap menimbulkan kemacetan.

"Akan kita coba evaluasi rest area yang saat ini berada persis di pinggir jalan tol. Akan lebih baik jika desainnya menjorok ke dalam, terutama untuk jalan tol antar kota yang masih memungkinkan ketersediaan lahannya. Terlebih dengan rencana Kementerian Perhubungan yang akan memanfaatkan rest area sebagai “terminal tol”, maka dibutuhkan desain khusus agar tidak menimbulkan kemacetan," tutup Basuki.