Kia Ungkap Strategi Kendaraan Elektrifikasi Hingga Tahun 2027

Kia Ungkap Strategi Kendaraan Elektrifikasi Hingga Tahun 2027 Konsep mobil listrik (Dok: Kia)

KabarOto.com – Kia mengumumkan rencana masa depannya terkait kendaraan elektrifikasi dengan menghadirkan 17 BEV hingga tahun 2027. Adapun pabrikan mobil asal Korea Selatan ini menetapkan target penjualan 4 juta mobil listrik pada tahun 2030.

Perencanaan baru ini merupakan evolusi dari strategi “Plan S” Kia yang diumumkan pada tahun 2020, dengan target yang lebih ambisius. Tujuannya menjadi penyedia solusi mobilitas berkelanjutan, dengan fokus pada tiga pilar utama, yakni manusia, planet, dan laba. Untuk itu, selama lima tahun ke depan Kia akan menginvestasikan $23,2 miliar.

Lebih lanjut, Kia akan meluncurkan setidaknya dua BEV baru per tahun untuk memiliki jangkauan penuh 14 BEV pada tahun 2027. Target ini naik dari sebelumnya, dengan 11 BEV pada tahun 2026. Di antara model-model baru, Kia telah memastikan dua truk pickup listrik dan model strategis untuk pasar negara berkembang.

Baca Juga : Spesifikasi Kia Niro Terungkap, Harganya Rp497 Jutaan

Model-model yang disebutkan di atas akan bergabung dengan Kia EV6 yang sudah ada dan EV9 yang sudah dikonfirmasi, di samping sejumlah sedan listrik, hatchback, dan SUV yang belum disebutkan namanya. Pengumuman penting lainnya adalah perluasan versi GT yang berfokus pada kinerja ke seluruh jajaran kendaraan listrik setelah EV6 GT.

Kia EV9, SUV listrik besar yang akan diluncurkan pada tahun 2023 setelah dipratinjau oleh konsep dengan nama yang sama pada tahun 2021, akan menjadi model yang sangat penting bagi merek yang menggabungkan teknologi terbaru.

Kia mengkonfirmasi bahwa EV9 akan memperkenalkan teknologi mengemudi otonom baru yang disebut "AutoMode" termasuk fitur Highway Driving Pilot yang akan memungkinkan mengemudi tanpa campur tangan pengemudi saat di jalan raya.

Dari segi spesifikasi, Kia EV9 akan memiliki panjang sekitar 5 meter yang mendekati konsep panjang 4.930 mm. Meskipun perusahaan tidak merinci jumlah atau jenis motor listriknya, namun dipastikan mereka akan menawarkan akselerasi 0-100 kpj dalam waktu 5 detik. Baterai besar akan menawarkan jangkauan 540 km, dengan kemampuan pengisian ultra-cepat menambahkan jangkauan 100 km dalam 6 menit.

Baca Juga : Kia Sportage Versi Amerika Serikat Punya Kabin Lebih Luas

Sementara itu, target penjualan tahunan 4 juta unit untuk tahun 2030 adalah 27% lebih tinggi dari target 3,15 juta untuk tahun 2022. Pangsa kendaraan ramah lingkungan (BEV, PHEV, dan HEV) dalam penjualan global akan tumbuh dari 17% pada tahun 2022 menjadi 52% pada tahun 2030. Di pasar utama seperti Korea, Amerika Utara, Eropa, dan Tiongkok dengan peraturan emisi yang ketat dan permintaan yang meningkat untuk EV, pangsa kendaraan ramah lingkungan akan mencapai 78% dari total penjualan.

Khusus untuk BEV, penjualan tahunan diharapkan tumbuh dari 160.000 unit pada 2022, menjadi 807.000 unit pada 2026, yang pada akhirnya mencapai target penjualan tahunan 1,2 juta pada 2030. Mayoritas penjualan BEV (80%) akan datang dari Korea, Amerika Utara, Eropa, dan Tiongkok, di mana 45% model baru Kia yang dijual adalah mobil listrik.

Dalam hal target keuangan, Kia ingin mencapai pendapatan kotor sebesar $99,4 miliar pada tahun 2026, dengan margin laba usaha sebesar 8,3%. Kia juga berbagi target yang sama dengan Hyundai Motor Group lainnya dalam hal mencapai netralitas karbon pada 2045.