Kinerja Ekspor Meningkat, Suzuki Raih Penghargaan Dari Dirjen Bea Dan Cukai

Kinerja Ekspor Meningkat, Suzuki Raih Penghargaan dari Dirjen Bea dan Cukai Suzuki Jimny (KO/Wandha)

KabarOto.com - PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai pada peringatan Hari Bea dan Cukai Nasional ke-73, yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2019.

Bertempat di Aula Merauke, Kantor Pusat Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Jakarta Timur, dalam acara bertema ‘Kesadaran Kebangsaan Nasional’ itu, Suzuki dinobatkan sebagai perusahaan dengan kinerja ekspor dan kepatuhan pengguna fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) terbaik.

Baca Juga: Beragam Trek Sirkuit Pagadengan Uji Ketangguhan Suzuki Jimny

"Sebuah kehormatan bagi kami bisa dinobatkan sebagai perusahaan yang memiliki kinerja ekspor dan kepatuhan pengguna fasilitas KITE terbaik," ujar Seiji Itayama, President Director PT SIM.

Seremoni penyerahan penghargaan

Lebih lanjut Iyatama mengatakan, bahwa kinerja ekspor Suzuki pada tahun 2019 menunjukkan tren positif. "Hal tersebut menjadi bukti, bahwa Suzuki merupakan salah satu perusahaan pengekspor produk otomotif terbesar di Indonesia".

Pada periode Januari-Agustus 2019 misalnya, jumlah ekspor Suzuki meningkat sebesar 5,5% menjadi 43.729 unit apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

"Raihan ini didukung oleh permintaan All New Ertiga dari pasar mancanegara pada periode Januari-Agustus 2019, yang meningkat hingga 104% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018," tuturnya.

Permintaan Ertiga meningkat

Baca Juga: Suzuki Perkenalkan All New Ertiga Smart Hybrid Vehicle

Iyatama menambahkan, selain peningkatan ekspor, Suzuki juga meraih penghargaan ini karena kepatuhan produsen mobil asal Jepang itu, terhadap peraturan terkait dengan bea dan cukai.

"Penghargaan ini semakin mendorong Suzuki untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, khususnya di bidang ekspor dan impor. Sehingga kehadiran Suzuki dapat memberi kontribusi nyata bagi perkembangan perekonomian bangsa," pungkasnya.