Kota Bandung Di Fase AKB, GrabBike Kantongi Izin Beroperasi

Kota Bandung di Fase AKB, GrabBike Kantongi Izin Beroperasi

KabarOto.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional Kota Bandung tidak diperpanjang, namun beralih ke Adaptasi Kebiasan Baru (AKB).

Pada fase AKB, Pemkot Bandung memberikan relaksasi kepada jasa angkutan sepeda motor (ojek) untuk kembali mengangkut penumpang.

Di fase ini layanan Grab diberi lampu hijau oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial. Pasalnya, perwakilan Grab menyampaikan simulasi terkait penerapan standar protokol kesehatan layanannya.

Baca Juga: Tips Aman Saat Bawa Penumpang, Minimalisir Penyebaran Virus

Terkait layanan transportasinya, ada hal-hal baru yang diterapkan agar penyebaran bisa diminimalisir. GrabBike akan dilengkapi plastik pembatas antara pengemudi dengan penumpang. Pengemudi juga wajib menggunakan masker, serta menyediakan hand sanitizer. Penumpang akan disediakan hair cap apabila tidak membawa helm sendiri.

Baik GrabBike maupun GrabCar, mitra Grab akan dibekali disinfektan dan setiap penumpang akan diberikan hand sanitizer. Nah, demi memberi kenyamanan kendaraan yang digunakan setiap minggunya akan disemprot disinfektan.

"Kalau saya lihat, dari sisi kesiapan protokol kesehatan sudah cukup bagus," ujar Oded.

Baca Juga: New Normal, Naik Ojol Bawa Helm Sendiri

Sebelumnya, hanya Grabcar yang diizinkan untuk mengangkut penumpang. Kini baik GrabBike maupun GrabCar sudah mengantongi izin untuk beroperasi kembali, mengantar customer ke tempat tujuan. Izin serupa juga diberikan kepada ojek pangkalan.

"Kami yakin bahwa corona ini belum usai. Tetapi memang perlu ada adaptasi. Kami ingin memastikan angka penularan di Kota Bandung tidak naik lagi," ujar Partner Engagement Strategy Grab Jawa Barat, Mawaddi Lubby.