Lanjutkan Pekerjaan Konstruksi, PT JKC Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Di Tol Sedyatmo

Lanjutkan Pekerjaan Konstruksi, PT JKC Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Tol Sedyatmo Ilustrasi jalan tol (KO/Edo)

KabarOto.com - PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC), kelompok usaha PT Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol JORR II Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran, kembali melanjutkan pekerjaan erection Steel Box Girder (SBG).

Rencananya, pengerjaan itu akan dimulai dari Kamis (03/10) sampai Sabtu (05/10), dan dilanjutkan pada Senin (07/10) sampai Selasa (08/10). "Sedangkan pada hari Minggu (06/10), kegiatan erection SBG ditiadakan," kata Agus Suharjanto Direktur Utama PT JKC.

Baca Juga: Hati-hati! Ngebut Di Tol Wilayah Jabodetabek Bakal Kena Tilang ETLE

Lebih lanjut Agus mengatakan, selama pekerjaan berlangsung, PT JKC akan memberlakukan rekayasa lalu lintas (detour) di Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo, yang bersinggungan langsung dengan proyek jalan tol tersebut.

Akan dilakukan rekayasa lalu lintas selama proses pengerjaan

Pekerjaan erection SBG di periode minggu ini, dilakukan pada lokasi Ramp 3 Benda Junction yang merupakan ramp dari arah Bandara Soekarno-Hatta menuju Kunciran. Pelaksanaannya sendiri akan dilakukan pada periode window time (pukul 23.00–04.00 WIB).

"Keamanan dan keselamatan menjadi prioritas dalam pekerjaan erection SBG ini. Oleh karena itu, PT JKC bekerjasama dengan Kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas detour," jelas Agus.

Pada rekayasa lalu lintas ini, kendaraan akan dialihkan melalui jalan alternatif yang telah disediakan, yakni melewati jalur ramp untuk arah Bandara Soekarno-Hatta dan sisi bahu luar jalan tol untuk arah Jakarta.

Pengerjaan dilakukan saat window time

Detour akan diberlakukan di bentang P1-P3 Ramp 3 Benda Junction KM 32+200 pada Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo di kedua arah selama pekerjaan berlangsung.

Rinciannya adalah, arah Bandara Soekarno-Hatta dimulai dari KM 32+200 sampai dengan KM 32+400, dan arah Jakarta dimulai pada KM 32+300 sampai dengan KM 32+200.

Baca Juga: Berada Di Ketinggian 6 Meter, Tol Japek II Dilengkapi Fasilitas Untuk Kondisi Darurat

"Jasa Marga mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat pekerjaan ini, sekaligus mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menaati arahan petugas di lapangan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada serta mengatur waktu perjalanan," pungkas Agus.

Untuk informasi, hingga awal Oktober 2019, progres konstruksi Jalan Tol JORR II Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran sepanjang 14.19 km, telah mencapai 60,81% dan progres pembebasan lahan telah mencapai 80,79%.