Lebih Dari 40 Ribu Kendaraan Melintasi GT Waru Gunung, Petugas Lakukan Antisipasi Ini

Lebih dari 40 Ribu Kendaraan Melintasi GT Waru Gunung, Petugas Lakukan Antisipasi Ini Foto: Jasa Marga

KabarOto.com - Sejak tanggal 29 Mei kemarin terpantau jalan tol Jakarta-Cikampek sudah mulai dipadati para pemudik. Berbondong-bondong dari Ibu Kota menuju kampung halaman masing-masing. Salah satu jalur yang menjadi primadona adalah Tol Trans Jawa.

Ratusan ribu pemudik tercatat menggunakan jalur ini untuk perjalanan mudik tahun ini. Pasalnya ruas tol yang terbentang dari Jakarta hingga Jawa Timur ini memberikan waktu yang relatif lebih cepat. Selain itu, Tol Trans Jawa tergolong masih baru sehingga rasa penasaran pemudik masih tinggi.

Baca Juga: Mau Mudik? Cek Kondisi Terkini Persiapan Ruas Tol Trans Jawa

PT Jasa Marga Persero mencatat, memasuki Jalan Tol Trans Jawa wilayah Jawa Timur sudah mulai padat. Lalu lintas mudik arah Surabaya melalui GT Waru Gunung, Jalan Tol Surabaya - Mojokerto sejak 29 Mei hingga 30 Mei mencapai 40.542 unit kendaraan.

Pada hari biasa, kendaraan yang melintas di jalur ini hanya sekitar 27.604 kendaraan. Angka tersebut menunjukkan kenaikan volume kendaraan sebesar 46,87% dari Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR). Jika dijabarkan, rinciannya memperlihatkan bahwa semakin dekat dengan Hari Raya, kendaraan semakin meningkat.

Baca Juga: Pihak Jasa Marga Ingatkan Beberapa Hal Penting Bagi Pemudik Saat Berkendara Di Tol Trans Jawa

Terhitung pada (29/05) kendaraan yang melintas Tol Trans Jawa wilayah Jawa Timur ini sebanyak 20.090 unit kendaraan. Sedangkan keesokan harinya, yaitu (30/05) volume kendaraan meningkat namun tidak signifikan. Sebanyak 20.452 unit kendaraan yang melintas. Sedangkan rata-rata hariannya hanya 13.802 unit kendaraan.

Untuk mengantisipasi kepadatan di GT Waru Gunung, PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) selaku operator Jalan Tol Surabaya-Mojokerto berkoordinasi dengan Kepolisian melakukan berbagai pengaturan lalu lintas guna membagi beban transaksi.

Baca Juga: Siapkan Saldo E-Toll, Ini Tarif Mudik Lebaran Lewat Tol Trans Jawa

Jika di GT Cikampek dilakukan kebijakan contraflow dan one way, di GT Waru Gunung tidak sama. Petugas melakukan sistem buka/tutup baik entrance maupun exit. Tidak hanya itu, strategi lainnya adalah memfungsikan mobile reader untuk meningkatkan kapasitas transaksi.

Kelompok usaha Jasa Marga yang beroperasi di Jawa Timur ini akan terus mengantisipasi dengan menambah gardu operasi di GT Waru Gunung. Di mana GT merupakan GT barrier (utama) di cluster 3 (Banyumanik-Waru Gunung). Totalnya, GT Waru Gunung akan memiliki 10 gardu entrance dan 11 gardu exit.