Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lelah Mengemudi Dipaksakan, Hati-hati Microsleep!

Senin, 09 Mei 2022
Lelah Mengemudi Dipaksakan, Hati-hati Microsleep!

Microsleep menjadi salah satu keadaan yang muncul saat menyetir mobil (Foto: auksi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Berkendara jarak jauh, tentu membuat pengemudi merasa letih dan lelah. Belum lagi kejenuhan dengan kondisi selama berada di jalan tol membuat mengantuk, dan munculnya gejala microsleep.

Kondisi ini, membuat kesadaran pengemudi turun, dan bisa membuat tertidur selama beberapa detik. Hal inilah yang membuat banyak kecelakaan terjadi di jalan bebas hambatan.

Baca Juga: 5 Tips Memilih SUV Compact Untuk Keluarga

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menjelaskan, kondisi microsleep ini tidak tiba-tiba terjadi, ada beberapa tahapan.

Tidur menjadi salah satu cara menghilangkan microsleep (Foto: wuling.id)

"Ada fasenya, biasanya tiga jam atau empat jam mengemudi sudah mulai letih. Jam ketiga itu mulai super letih, ngantuk berat," terangnya, kepada KabarOto.com, belum lama ini.

Di fase tersebut, biasanya pengemudi mulai mengalami microsleep. Kondisi seperti duduk diam dengan waktu lama dapat mempercepat terjadinya microsleep.

"Otak sebenarnya sudah shut down, stuck," terangnya. Sony menambahkan, beberapa hal yang membedakan antara perasaan mengantuk dengan microsleep. "Saat mengantuk, pengemudi akan merasakan reaksi mereka melambat.

"Ngantuk, itu kan yang tidur matanya, kalau microsleep, itu yang tertidur otaknya," terang Sony lagi. Bahkan, untuk menghilangkan kantuk, menurut Sony sering pengemudi malah menambah kecepatan. Namun, ternyata itu sangat berbahaya.

Jika adrenalin naik, misal di kecepatan 140 kpj, kemudian microsleep, di situlah situasi fatal. Sony menyarankan, pengemudi untuk berhenti sejenak di rest area, merenggangkan otot serta menghirup udara sebagai pengganti di kabin.

Baca Juga: Simak Tips Rawat Kaca Film Untuk Mobil Kesayangan

"Bisa tidur atau tiduran dulu di rest area," terangnya lagi. Di sana juga dapat menggerakkan anggota tubuh agar otot menjadi rileks sehingga rasa kantuk hilang.

Tags:

#Sony Susmana #Safety Defensive Consultant Indonesia #Tips Menyetel Kopling #Tips Mengemudi
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan