Lelah Mengemudi Dipaksakan, Hati-hati Microsleep!

Lelah Mengemudi Dipaksakan, Hati-hati Microsleep! Microsleep menjadi salah satu keadaan yang muncul saat menyetir mobil (Foto: auksi)

KabarOto.com - Berkendara jarak jauh, tentu membuat pengemudi merasa letih dan lelah. Belum lagi kejenuhan dengan kondisi selama berada di jalan tol membuat mengantuk, dan munculnya gejala microsleep.

Kondisi ini, membuat kesadaran pengemudi turun, dan bisa membuat tertidur selama beberapa detik. Hal inilah yang membuat banyak kecelakaan terjadi di jalan bebas hambatan.

Baca Juga: 5 Tips Memilih SUV Compact Untuk Keluarga

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menjelaskan, kondisi microsleep ini tidak tiba-tiba terjadi, ada beberapa tahapan.

Tidur menjadi salah satu cara menghilangkan microsleep (Foto: wuling.id)

"Ada fasenya, biasanya tiga jam atau empat jam mengemudi sudah mulai letih. Jam ketiga itu mulai super letih, ngantuk berat," terangnya, kepada KabarOto.com, belum lama ini.

Di fase tersebut, biasanya pengemudi mulai mengalami microsleep. Kondisi seperti duduk diam dengan waktu lama dapat mempercepat terjadinya microsleep.

"Otak sebenarnya sudah shut down, stuck," terangnya. Sony menambahkan, beberapa hal yang membedakan antara perasaan mengantuk dengan microsleep. "Saat mengantuk, pengemudi akan merasakan reaksi mereka melambat.

"Ngantuk, itu kan yang tidur matanya, kalau microsleep, itu yang tertidur otaknya," terang Sony lagi. Bahkan, untuk menghilangkan kantuk, menurut Sony sering pengemudi malah menambah kecepatan. Namun, ternyata itu sangat berbahaya.

Jika adrenalin naik, misal di kecepatan 140 kpj, kemudian microsleep, di situlah situasi fatal. Sony menyarankan, pengemudi untuk berhenti sejenak di rest area, merenggangkan otot serta menghirup udara sebagai pengganti di kabin.

Baca Juga: Simak Tips Rawat Kaca Film Untuk Mobil Kesayangan

"Bisa tidur atau tiduran dulu di rest area," terangnya lagi. Di sana juga dapat menggerakkan anggota tubuh agar otot menjadi rileks sehingga rasa kantuk hilang.