Mesin Mobil Panas Saat Mudik Lebaran, Pilihan Radiator Coolant Bukan Berdasarkan Warna

Mesin Mobil Panas Saat Mudik Lebaran, Pilihan Radiator Coolant Bukan Berdasarkan Warna Proses penggunaan radiator coolant (Foto: Wealthy)

KabarOto.com - Menjelang libur Lebaran, pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi berpotensi mengalami mesin mobil panas saat diperjalanan.

Bukan hanya faktor perawatan, antisipasi sistem pendingin juga berpengaruh dalam hal tersebut. Dalam hal ini, banyak pemilik mobil masih bingung untuk menentukan radiator coolant yang bagus, warna merah atau hijau?

Baca juga: Tips Berkendara Saat Berpuasa, Jangan Gampang Emosi

Menurut keterangan Arief Hidayat, CEO Wealthy yang merupakan distributor coolant merek Wealthy menjelaskan bahwa pengisian pertama dari pabrik perakitan mobil sudah pakai warna tertentu.

Radiator coolant merek Wealthy

"Misalnya Toyota pakai coolant berwarna merah. Pemilihan zat warna sebenarnya hanya untuk ciri khas, strategi merek, estetika dan fungsi pengenal jika ada kebocoran di area pendingin," jelas Arief.

Baca juga: Tak Hanya Ada Di Mobil, Ini Tips Hindari Blind Spot Di Sepeda Motor

Biasanya, sebagai detektor kebocoran jika menemukan cairan coolant menetes atau rembes di sambungan slang dan area luar radiator.

"Memilih coolant yang baik, bukan dari jenis warnanya. Namun, dari bergantung pada kandungan chemical. Kadar kandungan seperti ethylen glicol, diethlyn glicol, sodium 2-ethyl hexanote, sodium neodecanote hingga rust inhibitor yang akan menentukan kualitas coolant," ujar Arief.

Artinya, kualitas coolant yang baik tidak dibedakan dengan jenis warnanya. Bahkan, dalam kondisi darurat jika mencampur dengan warna lain tidak ada masalah. Hanya saja estetika dan deteksinya berkurang, karena pencampuran yang mungkin warnanya tidak bagus.