Mobilmu Pakai Idling Stop Technology? Begini Perbedaan Aki Atau Baterainya

Mobilmu Pakai Idling Stop Technology? Begini Perbedaan Aki atau Baterainya

KabarOto.com - Dilihat sekilas dari dimensi dan bentuknya, aki untuk mesin idling stop technology tak ubahnya seperti mayoritas aki lain yang beredar di pasaran.

Namun menurut Budi Dharmawan selaku Kepala bagian perawatan Daihatsu Serpong, aki jenis hybrid ini sengaja didesain dengan fitur khusus untuk mobil-mobil yang mesinnya menggunakan sistem Idling Stop Technology seperti Daihatsu Copen 2015 keatas.

Abdul Rohmat selaku Chief Mechanic dari Mazda Serpong pun menjabarkan tentang kinerjanya yang memanfaatkan sebuah kapasitor untuk menyimpan tenaga aki.

Baca juga: Mazda CX-30 Makin Ganteng Pakai Body Kit AutoExe

“Ketika aki sedang dalam fase pengisian, listrik juga dialirkan ke sebuah kapasitor. Jadi ketika mesin mobil dalam posisi tidak aktif di jalan raya, fasilitas pendingin ruangan (AC) dan radio bisa tetap beroperasi, kapasitor tersebut yang bertugas mengakomodir aliran listrik hingga mesin beroperasi kembali,” jelasnya.

Baca Juga: Daihatsu Ajarkan Fitur Teknologi Mobilnya Pada Guru Dan Siswa SMK

Pria berkulit putih ini menjelaskan bahwa jika elektron di dalam aki berjenis stop & go ini berkurang sedikit saja, maka sensor bernama current sensor akan segera mendeteksi adanya kekurangan voltase yang berakibat fitur i-stop tidak dapat berfungsi.

“Perawatan aki ini, kami menggunakan alat pengisian khusus. Mazda Motor Indonesia mengklaim bahwa dengan perawatan rutin, aki stop & go ini dapat bertahan kurang lebih 1 tahun,” tukasnya.

Pihak Mazda Serpong mengaku bahwa pemesanan aki berkode 80D23L ini membutuhkan waktu sekitar 3 bulan dengan harga berkisar di angka Rp 1,8 juta. Pihaknya juga biasanya memberikan rekomendasi dengan Accu merk Varta yang lebih mudah didapatkan terkait ketersediaan barang.