Nissan Leaf Sudah Terjual 500 Ribu Unit, Tahun Depan Masuk Indonesia

Nissan Leaf Sudah Terjual 500 Ribu Unit, Tahun Depan Masuk Indonesia

KabarOto.com - Nissan salah satu produsen mobil asal Jepang yang konsisten mengembangkan kendaraan listrik ramah lingkungan.

Salah satunya adalah Nissan Leaf yang merupakan ikon dari Nissan Intelligent Mobility, yang mewujudkan visi Nissan sebagai perusahaan yang membawa membawa masyarakat untuk mengubah cara menggunakan mobil, dari konvensional menjadi kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Boyong Leaf Dan E-Power, Nissan Kampanyekan Mobil Listrik Di Monas

Sejak 2010, mobil yang basis produksinya ada di Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris ini, sudah terjual sebanyak 500.000 unit di 59 negara dunia. Ini menjadikan Nissan Leaf sebagai kendaraan listrik murni terlaris.

Head of External and Government Affairs Nissan Motor Indonesia, Coki Panjaitan, menjelaskan secara keseluruhan seluruh Leaf yang terjual ini sudah melewati 16 miliar kilometer. Coki mengatakan, Nissan leaf sudah mengurangi banyak emisi karbon gas buang, dan membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dunia.

Nissan Leaf (Foto: Istimewa)



"Sebanyak 2,5 miliar kilogram CO2 sudah dihindari dari penggunaan Leaf ini," jelasnya Senin (07/12). Coki juga menyampaikan, saat ini Nissan sudah meningkatkan kapasitas baterai, kinerja, dan efisiensi.

Sehingga Leaf nantinya akan berkembang, dari mobil perkotaan menjadi mobil serbaguna, yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup konsumen.

Lalu kapan mobil ini masuk ke Indonesia? Coki menjelaskan, pada 2021 rencananya akan dipasarkan beserta model elektrik lainnya.

"Model elektrifikasi Nissan akan terus berjalan tahun 2021, kita akan tetap hadirkan," jelas Coki.

Selain ramah lingkungan yangmengurangi emisi gas buang, Nissan leaf juga sudah berkontribusi untuk masyarakat. Mobil yang mampu menampung lima penumpang ini, bisa menyediakan listrik untuk masyarakat.

Baca Juga: Nissan Jajal LEAF Dan E-POWER Ke Tangerang

Nissan Leaf bisa difungsikan sebagai genset dan sebagai sumber tenaga listrik yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, atau daerah yang mengalami bencana alam.