Pengguna Mobil Listrik Meningkat, Pemasok Baterai Raup Untung Besar

Pengguna Mobil Listrik meningkat, Pemasok Baterai Raup Untung Besar

KabarOto.com - Meningkatnya pengguna mobil listrik di seluruh dunia, membuat banyak pabrikan otomotif yang membuat kendaraan ramah lingkungan. Perusahaan pengembang baterai pun kebanjiran pemesanan.

Salah satu di antaranya adalah LG Chem Ltd di Korea Selatan. Perusahaan ini mengumumkan peningkatan keuntuangan empat kali lipat di kuartal kedua 2021.

Baca juga: Hyundai Dan LG Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Di Karawang Rp15,9 Triliun

LG Energy Solution, memiliki bisnis sebagai emasok baterai kendaraan listrik untuk General Motors (GM) dan Tesla. Keduanya saat ini sedang berkembang pesat, permintaan di Eropa dan Amerika Serikat cukup tinggi.

Tesla salah satu perusahaan pembuat mobil listrik yang gunakan baterai LG

"Kami melihat peningkatan bertahap dalam pengiriman baterai silinder kami, dan kami berharap untuk melihat pertumbuhan berkelanjutan karena permintaan EV global terus tumbuh," jelas Chief Financial Officer Cha Dong-seok.

Perusahaan ini juga memiliki rencana mengamankan kapasitas produksi baterai sebesar 430 gigawatt (GW) pada tahun 2025. Dengan begitu, nantinya bisa memberi daya sekitar 11,6 juta unit kendaraan listrik. Sebelumnya LG Chem perkirakan kapasitas 155 gigawatt diakhir 2021.

Baca juga: Dukung Program Kendaraan Listrik, PLN Sudah Operasikan 20 Unit SPKLU

Perusahaan ini mendapatkan hampir 60 persen dari laba operasinya dari bisnis bahan kimia, dan laba operasi meningkat menjadi 2,2 triliun won ($ 1,92 miliar) di periode April-Juni 2021.

Bahkan, untuk menjanglkau lebih luas pasar, Hyundai Motor Group bekerjasama dengan LG Energy Solution Ltd. Keduanya akan membangun usaha patungan, memproduksi baterai mobil listrik di Kawarang, Jawa Barat. Produksi tersebut untuk mengamankan pasokan baterai kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).