Produksi Hyundai Kona Electric Berhenti Sementara, Bagaimana Distribusi Ke Indonesia?

Produksi Hyundai Kona Electric Berhenti Sementara, Bagaimana Distribusi ke Indonesia?

KabaOto.com – Terkait berhentinya produksi Hyundai Kona Electic di pabrik Korea Selatan, membuat beberapa pasokan unit ke beberapa negara terganggu. Lalu, bagaimana distribusinya ke Indonesia?

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) selaku agen pemegang merek (APM) Hyundai di Tanah Air mengaku tidak mengalami masalah dalam distribusi Hyundai Kona Electric ke Indonesia.

Baca Juga : Resmi Meluncur Di Indonesia, Ini Harga Hyundai Kona Dan Ioniq Electric

“Untuk distribusi unit ke Indonesia tidak ada masalah, masih berjalan normal. Tapi, untuk pemesanan konsumen harus inden sekitar satu bulan,” jelas Makmur selaku Chief Operating Officer HMID saat dihubungi KabarOto, Selasa (27/4/2021).

Sebagai informasi, berhentinya produksi Hyundai Kona Electric dikarenakan adanya penarikan produk kembali (recall) secara besar-besaran karena adanya risiko kebakaran pada rangkaian baterai mobil listrik.

Baca Juga : Kona Electric Terbakar, Hyundai Dapat Gugatan Dari Pemilik Mobil

Sebelumnya, ada lebih dari selusin laporan kebakaran yang terjadi pada Hyundai Kona EV sejak tahun 2019. Pada Februari 2021, pabrikan asal Korea Selatan tersebut memutuskan melakukan perbaikan dan menghabiskan biaya 1 miliar dolar AS untuk penarikan 76 ribu unit Kona EV.

Sementara itu, Hyundai Kona Electric yang dipasarkan di Indonesia hadir dalam dua varian, Prime dan Signature. Varian Prime dibanderol Rp 674,8 juta, sedangkan varian Signature dijual Rp 664,8 juta.