Profil MINI Electric

Profil MINI Electric Fascia MINI Electric (Foto: Sigit/Kabaroto)

KabarOto.com - Kehadiran MINI Electric menjadi langkah awal bagi MINI Indonesia dalam hal menghadirkan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air. Mobil listrik ini ditawarkan dalam dua varian, yakni MINI Electric dan MINI electric Collection.

"MINI Electric membuka jalan menuju pengalaman berkendara yang berkelanjutan dan tetap tawarkan desain yang unik khas MINI serta tegaskan komitmen BMW Group Indonesia untuk menjadikan tahun 2022 sebagai The Year of E-Mobility,” ujar Ramesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia pada kata sambutannya.

Soal performa, MINI Electric dibekali motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 184 dk dan torsi 270 Nm. Sedangkan, baterai lithium-ion khusus memungkinkan jangkauan hingga 232 km tanpa mengurangi volume kompartemen bagasi. Performa di atas kertasnya, mampu mencatatkan 0-100 kpj dalam waktu 7,3 detik.

Motor listrik bertenaga 184 dk dan torsi 270 Nm

Wallbox charging dan biaya pemasangan sudah termasuk dalam paket pembelian. Pengisian daya bisa dilakukan di rumah pelanggan ataupun di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Dapat juga menggunakan Fast Charging menggunakan CCS DC Charging hingga 50 kW.

Baca Juga : Dampak Krisis Chip Semikonduktor, Inden Mobil MINI Sampai Satu Tahun

Konsep kendaraan full listrik pertama dari brand Inggris ini direalisasikan pada MINI 3 Door. Di mana dimensi, desain, ruang, dan interiornya diambil dari kendaraan bertenaga konvensional yang pengembangannya telah memperhitungkan perluasan model untuk menyertakan versi bertenaga listrik.

Baterai dari MINI Electric merupakan baterai tegangan tinggi dengan konfigurasi model khusus terdiri dari sel lithium-ion yang dibagi menjadi 12 modul. Modul tersebut membentuk unit berbentuk T yang diposisikan di dasar kendaraan, dan berikan energi sebesar 28.9 kWh (kapasitas bersih).

Pengisian daya melalui wallbox charging

Pada saat yang sama, ruang kompartemen bagasi sama sekali tidak ada perubahan, volume bagasinya 211 liter, yang dapat ditingkatkan menjadi 731 liter ketika sandaran belakang dilipat ke bawah (sama seperti MINI 3 Door). Satu-satunya perbedaan adalah pada ketinggian kendaraan, untuk memastikan ground clearance yang relevan untuk baterai tegangan tinggi yang dipasang di dasar kendaraan, bodi MINI Electric diposisikan sekitar 18 mm lebih tinggi daripada model bertenaga konvensional.

Semua komponen penggerak listrik dilindungi oleh fitur struktural khusus. Daya elektronik dilindungi oleh penyangga bumper yang diperkuat dan rangka penyangga motor, sedangkan baterai tegangan tinggi dilindungi oleh pelat dasar yang kokoh. Dengan bobot tanpa muatan 1.365 kilogram, MINI Electric hanya lebih berat sekitar 150 kilogram dari MINI Cooper S 3 Door.

Baca Juga : Era Baru MINI Mengusung Desain Lebih Sederhana Dan Karismatik

Area dasbor MINI Electric

MINI Electric dapat diisi daya baik di rumah atau di fasilitas pengisian daya umum. Status proses pengisian dapat dilihat di bagian dalam tutup pengisian.

Pengisian pertama, Type 2 dengan MINI Wallbox di rumah ataupun pengisian umum seperti di mall, café, hotel, dan sebagainya dengan daya pengisian hingga 11 kW membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk mengisi 80% daya kendaraan.

Sedangkan, menggunakan travel charger dengan daya pengisian 2,3 kW membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk mengisi 80% daya kendaraan. DC atau fast charging dengan daya pengisian hingga 50 kW membutuhkan waktu sekitar 36 menit untuk mengisi 80% daya kendaraan.

Secara eksterior, MINI Electric memiliki beberapa elemen ikonik khusus. Model ini menggunakan desain terbaru yang diklaim meningkatan estetika dan memastikan bahwa fitur desain utama MINI menjadi lebih nyata dan modern.

Tampilan belakang mobil listrik

Tampilan depan sangat ekspresif dan berciri khas lampu depan MINI yang bulat dengan teknologi LED. Lampu kabut depan sebelumnya diganti dengan lubang udara vertikal yang ditempatkan jauh ke luar, berfungsi sebagai bukaan tirai udara dan mengoptimalkan aerodinamis kendaraan. Strip bumper tengah juga berfungsi sebagai dudukan plat nomor, kini hadir dalam warna bodi.

Masuk ke area kabin, mobil listrik ini mengalami peningkatan teknologi dan fitur yang menarik. Banyak fungsi dan elemen desain yang baru, tetapi tetap mempertahankan dimensi sama seperti MINI Cooper S konvensional, termasuk bagasi.

MINI Electric dan MINI Electric Collection masing-masing ditawarkan dengan harga Rp 945 juta dan Rp 955 juta (off-the-road). Harga ini sudah termasuk MINI wallbox, kabel untuk public charging, serta travel charger, termasuk biaya pemasangannya.