Rawan Kotor, Begini Tips Bersihkan Jok Fabric Pada Mobil

Rawan Kotor, Begini Tips Bersihkan Jok Fabric pada Mobil Jok mobil bahan fabric (Foto: Wandha/KO)

KabarOto.com - Bahan yang digunakan untuk melapisi jok mobil cukup beragam bahkan produksi kendaraan saat ini sudah banyak menggunakan bahan kulit sebagai lapisan jok. Selain karena terlihat lebih mewah dan elegan, lapisan ini juga lebih mudah dibersihkan. Namun, masih ada beberapa kendaraan menggunakan bahan fabric untuk melapisi jok mobil mereka.

Penggunaan bahan fabric sebagai lapisan jok dianggap cukup tricky. Pasalnya, bahan ini lebih sulit dibersihkan jika dibandingkan dengan jok kulit maupun semi-kulit. Misalnya terhadap air, bahan fabric tentunya akan lebih cepat menyerap sementara bahan kulit hanya perlu di lap saja.

Baca Juga: Pilih Mana, Jok Kulit Sintetis Atau Semi Sintetis?

Selain lebih sulit dibersihkan jok mobil dengan bahan fabric lebih cepat kotor. Apalagi kalau warnanya cukup terang, sehingga akan terlihat perubahan warna atau warna tidak merata.

Biasanya jok fabric cepat kotor akibat keringat yang dikeluarkan oleh kelenjar kulit pada bagian paha. Berbeda dengan jok kulit, bahan fabric akan menyerap keringat. Jika dibiarkan terlalu lama, elastisitas jok akan berkurang karena menyusut atau lepek.

"Awalnya pasti cuma permukaan yang basah atau kotor, tapi lama-lama karena ke tekan pasti makin tebal kotorannya dan makin kedalam. Supaya nggak terlalu parah, kalau lagi berkeringat jangan langsung duduk," jelas Andri selaku pemiliki PDV Detailing.

Baca Juga: Cobain Metode Konmari Supaya Interior Mobil Selalu Bersih

Penumpukan kotoran akibat debu di sela-sela jok (Foto: Wandha/KO)

Selain keringat, kabin mobil sering kotor akibat debu dan sisa makanan yang dimakan pada saat di mobil. Bahan fabric juga rentan dengan kotoran ini. Berbeda dengan jok kulit yang kotorannya hanya tertinggal di permukaan, kotoran pada jok fabric bisa masuk ke pori-pori karena tertekan saat diduduki.

Salah satu cara agar jok mobil lebih bersih, Sobat KabarOto lebih rajin unyuk melakukan vacuum. Sehingga debu-debu yang ada di jok pada bagian permukaan maupun pori-pori yang belum terlalu dalam dapat terangkat.

Agar kotoran tidak menumpuk, disarankan untuk melakukan vacuum setiap satu bulan sekali sebelum jok menjadi lepek karena kotoran.

Baca Juga: Bisa Fatal, Perhatikan Juga Eksterior Dan Interior Saat Beli Mobil Bekas

Perubahan warna akibat noda (Foto: Wandha/KO)

Selain vacuum, Sobat KabarOto juga bisa membersihkan menggunakan caira APC (All Purpose Cleaner), bisa juga cairannya diganti dengan campuran baking soda. Cairan ini diaplikasikan ke jok dengan sikat halus kemudian di lap kering menggunakan mikrofiber. Perawatan ini dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Kotoran yang menjadi musuk jok fabric adalah cairan, misalnya terkena tumpahan air minum bahkan kencing hewan. Tidak perlu panik, pertolongan pertama yang harus dilakukan yaitu wet vacuum. Hal ini harus dilakukan agar tumpahan dapat menyerap dan cepat mengering.