Mengemudi Sambil Mabuk, Rooney Dilarang Menyetir 2 Tahun

Mengemudi Sambil Mabuk, Rooney Dilarang Menyetir 2 Tahun ©Andrew Parsons/I-Images

KabarOto.com- Bintang sepak bola asal Inggris, Wayne Rooney, diapit oleh sekelompok polisi saat dia melangkah ke dalam gedung pengadilan di Stockport Magistrates Court, Senin (19/09/17). Dengan kepala tertunduk, pria berusia 31 tahun tiba ke pengadilan mengenakan setelan jas biru tua.

"Wayne (Rooney) ingin mengungkapkan penyesalan yang tulus untuk kesalahan yang mengerikan di pengadilan malam ini," ungkap juru bicara Rooney seperti dilansir The Sun, Selasa (19/9/2017).

Baca Juga:


"Dia membiarkan tidak hanya dirinya namun juga keluarganya malu. Dia juga mengakui telah membuat para penggemarnya kecewa.

Rooney ditangkap pihak kepolisian karena mengendarai mobil dalam keadaan mabuk dan memacu kendaraannya di atas batas normal. Jaksa Penuntut Umum mengungkapkan di pengadilan bahwa menghentikan mobilnya sendiri di Wilmslow, Cheshire, setelah melihat dia sedang diikuti oleh mobil polisi.

"Dia pria muda yang baik dan memiliki sikap terpuji. Setiap orang pasti pernah berbuat kesalahan, saya harap ia tidak mengulangi perbuatannya dan menjadi seseorang yang lebih baik di masa depan."

Pihak pengacara terdakwa melalui Mr.Rainford memohon agar Rooney tidak diberikan hukuman masyarakat. "Saya akan meminta pengadilan untuk berurusan dengan dia hari ini dengan diskualifikasi dan denda keuangan."

Dia dilarang mengemudi selama dua tahun dan dihukum untuk melaksanakan 100 jam kerja sosial. Hakim John Temple mengatakan hukuman yang diberikan sangat ringan, bahkan denda yang besar pun bukan hal yang cocok bagi Rooney mengingat ia memiliki banyak uang.

"Ini adalah pelanggarang yang serius, mengendarai kendaraan bermotor dan memacu kecepatan di atas batas normal. Kau membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain," ujar John Temple.

Wayne Rooney didakwa oleh pengadilan dengan hukuman dua tahun larangan menyetir dan kerja sosial selama 100 jam akibat kecerobohannya memacu mobilnya di atas batas kecepatan normal dan dalam kondisi mabuk berat.

Pemain klub Everton itu mengungkapkan penyesalannya kepada pihak klub dan suporter atas perilaku buruknya. Pria berusia 31 tahun itu berjanji masalahnya ini tidak akan mempengaruhi performanya dalam membela Everton di Premier League.