Sekilas Perjalanan Honda Brio Di Indonesia

Sekilas Perjalanan Honda Brio di Indonesia

KabarOto.com – Honda Brio pertama kali dikenalkan di Indonesia pada Agustus 2012. Brio hadir untuk memenuhi segmen mobil penumpang 5 seater dengan harga terjangkau. Saat masa pertama peluncurannya, mobil ini masuk secara CBU dari Thailand, sampai akhirnya di 2013 mulai dirakit secara CKD.

Dari awal penjualannya, Honda Brio sudah beberapa kali mendapat ubahan, hingga 2018 lalu mengubah total bentuknya, penasaran seperti apa perubahannya? Yuk kita bahas.

1. Honda Brio Generasi Pertama

Saat awal peluncurannya, Honda Brio memang mengincar pasar untuk kawula muda. Modelnya sporty dan ukuran kompak jadi nilai lebih mobil ini. Nama Brio sendiri diambil dari bahasa Italia artinya kelincahan.

Dari segi eksterior, bumper Brio generasi pertama memiliki ukuran airdam cukup besar, menyatu dengan cover foglamp. Lalu gril menggunakan model krom, serta lampu utama masih mengandalkan halogen multireflector biasa.

Untuk sisi sampingnya, terdapat lekukan garis yang terlihat agresif memanjang dari bagian fender depan sampai pilar C. Peleknya sendiri menggunakan ukuran 14 inci berwarna silver berukuran 175/65 R15, dengan dukungan rem cakram depan dan tromol belakang.

Baca Juga : Honda NSX Berkelir Baru Resmi Diperkenalkan, Pengiriman November Mendatang

Nah yang paling unik dan ikonik adalah bagian belakangnya, karena menggunakan full kaca untuk pintu bagasinya seperti Civic Wonder era 80-an. Lalu untuk lampu rem dibuat seperti segitiga dengan bagian bulat ditengahnya, dan bumper tanpa banyak lekukan sehingga terlihat dinamis.

Mengintip kabinnya, Brio memiliki perpaduan warna hitam, coklat , dan krem, desain cukup sederhana seperti lekukan panelnya, bentuk kisi-kisi AC bulat, headunit memakai 2din, serta 3 knob pengaturan AC. Lengkapnya lagi, spidometer-nya sporty namun masih menggunakan analog dengan MID monokrom kecil berwarna orange.

Brio memiliki jok model semi bucket yang tidak bisa dipisah antara badan jok serta headrest, sementara bagian belakangnya juga sama tanpa headrest dan memiliki leg room cukup terbatas. Tetapi sektor keamanan sudah cukup mumpuni loh, mulai 2 SRS Airbag, seatbelt 3 titik untuk penumpang depan dan 2 penumpang belakang, serta sudah ABS dan EBD.

Dapur pacu Honda Brio memiliki 2 pilihan mesin, yakni L12B (1.200 cc) dan L13A (1.300 cc) dengan tenaga masing-masing 88 dk dan 99 dk. Terdapat 2 pilihan transmisi juga yakni manual 5 percepatan, dan otomatis 5 percepatan, serta berpenggerak roda depan.

Pada 2013, Brio sudah dirakit secara CKD dan varian Brio 1.2 menjadi 2 yakni Brio Satya (LCGC) hanya tersedia manual, dan fitur terbatas. Sementara tertinggi ada tipe S atau E dengan interior hitam, lalu fitur lengkap. Sisanya, untuk 1.3 menjadi tipe Brio Sport.

2. Honda Brio Facelift

Masuk 2016, Honda Brio mendapat facelift mulai dari tampilan eksterior dan interiornya. Bagian eksterior, mendapat desain bumper depan baru memiliki lekukan lebih agresif, lengkap dengan gril lebih besar serta berwarna hitam sehingga lebih sporty. Lalu varian Brio sport dihapus diganti tipe RS dengan mesin L12B, tetap ada 2 pilihan transmisi 5 percepatan manual dan sekarang sudah menggunakan CVT.

Bedanya, terdapat pada lampu sudah memakai kepunyaan Mobilio RS projector dan DRL LED. Perbedaan lainnya pada pelek RS sudah 15 inci dualtone berbalut ban Bridgestone Potenza ukuran 185/55 R15, sisanya model lampu rem menggunakan mika dualtone merah putih.

Baca Juga : Sekilas Generasi Honda Jazz Di Indonesia

Beralih ke interior, disinilah Brio, Mobilio, dan BR-V memiliki interior sama, hanya dibedakan warnanya saja, dimana varian selain RS mendapat warna hitam berpadu krem, dan RS mendapat full hitam sampai ke plafon dan pilar.

3. Honda Brio Generasi 2

Pada 2018, Brio diberikan tampilan baru oleh Honda. Sebenarnya bukan benar-benar baru, karena bumper masih menggunakan model sama, lalu hanya diperbarui sisi lampu utama, gril serta kap mesin yang juga dipakai oleh Honda Mobilio. Sementara bagian belakangnya sudah tidak ada pintu full kaca lagi, diganti model lebih normal dengan pintu plat body. Lalu lampunya juga baru, walau masih halogen biasa namun jika menyala terlihat seperti lampu LED. Desain bumper juga baru, lebih sporty karena ada penambahan diffuser untuk tipe RS.

Untuk interiornya, tidak ada ubahan sama sekali dari sebelumnya. Hanya saja tipe RS memiliki aksen orange sehingga lebih terlihat keren. Oh iya, bagian jok juga sudah memiliki headrest loh, jadinya pasti lebih aman dan nyaman.

Bagaimana menurut Sobat KabarOto? Kalau kalian paling suka tampilan yang mana?