Tak Ada Produk Baru, Daihatsu Selesai Dengan New Ayla Dan Sirion

Tak Ada Produk Baru, Daihatsu Selesai dengan New Ayla dan Sirion New Daihatsu Ayla dan Sirion

KabarOto.com - Tahun 2020 merupakan masa yang sangat sulit untuk semua sektor industri, termasuk otomotif. Penjualan hampir seluruh Agen Pemegang Merek menurun drastis pada awal Maret sampai saat ini. Belum tahu sampai kapan situasi Pandemik Covid-19, yang membuat perekonomian menjadi kacai ini akan berakhir.

Belum lagi, pemerintah daerah terus memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), karena pasien Corona yang masih terus bertambah, bahkan penurunannya hanya sedikit.

Baca Juga: Pembelian Mobil Daihatsu Secara Tunai Meningkat Saat Pandemik Covid-19

Beberapa brand otomotif pada Maret lalu sebelum pemerintah mengeluarkan kebijakan PSBB meluncurkan mobil baru dengan cara virtual. Salah satunya adalah Astra Daihatsu Motor yang menyegarkan tampilan dua modelnya yaitu New Daihatsu Ayla dan New Sirion. Dua model tersebut meski baru belum bisa mendongkrak penjualan mobil nomor dua terbesar di Indonesia ini. Yang ada malah boncos, dan Daihasu mengakui itu.

Kondisi seperti ini membuat Daihatsu tidak akan meluncurkan mobil baru pada tahun 2020. Sampai hari ini belum ada rencana meluncurkan mobil baru baik secara virtual dan online. Kami sudah selesai dengan New Ayla dan Sirion. Belum ada rencana lagi," papar Direktur Marketing PT Daihatsu stra Motor, Amelia Tjandra kepada media.

Saat disinggung keikutsertaannya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), wanita ramah ini akan mengikuti keputusan panitia penyelenggara. Daihatsu sebagai anggota Gaikindo akan terus keputusan yang diambil pihak penyelenggara. "Kalau memang kondisinya tidak memungkinkan, Gaikindo akan menunda, kalau tetap jalan kita akan ikut," terangnya

Untuk diketahui, saat ini Daihatsu berhenti produksi, jualan hanya menghabiskan stok yang sudah dikirim ke diler-dilernya di Indonesia. "Kalau produksi itu kan harus disesuaikan dengan demand, kalau daya beli belum ada kami habiskan stok saja. Kami akan produksi kalau permintaannya ada," papar Amel.

Baca Juga: Pandemik Covid-19 Bikin Jualan Daihatsu Merosot

Menurunnya penjualan menurut Amel karena proses approval untuk pembelian kendaraan lewat sistem kredit saat ini tidak mudah, karena perusahaan pembiayaan memperketat persyaratan calon konsumen.