Ternyata Sebegini Biaya Servis Rutin Motor Ducati

Ternyata Sebegini Biaya Servis Rutin Motor Ducati Sama seperti motor lainnya, Ducati perlu dilakukan servis rutin

KabarOto.com - Demi menjaga performa sepeda motor, servis rutin harus selalu dilakukan. Tak hanya motor kecil, motor gede (moge) pun butuh perawatan secara berkala, agar saat digunakan tidak ada kendala di jalan.

Salah satunya Ducati. Motor buatan Italia ini perawatannya sama dengan motor lain. Servis pertama setelah membeli baru dilakukan perawatan setelah 1.000 kilometer dan selanjutnya 10.000 kilometer.

Baca Juga: DSO Store, Hadirkan Kebutuhan Apparel Untuk Bikers

"Kalau servis 1.000 kilometer biasanya hanya ganti oli saja. Itu kalau pertama kali setelah keluar diler ya. Pokoknya mana yang lebih dulu saja, hitungan kilometer atau bulan," papar Yayano, Head Mechanic Desmo Corner, bengkel spesialis motor Ducati.

Beberapa motor Ducati yang sedang dalam perawatan di Desmo Corner

Servis kedua 10.000 kilometer sudah mulai ada pergantian part. Untuk motor keluaran baru, biasanya menurut dia sudah ada indikator untuk servis, yang ditandai simbol kunci pas pada panel instrumen.

"Kalau 10.000 kilometer mulai ganti filter udara, filter oli. Biaya jasanya saja mulai Rp 1,5 juta sampai Rp 1,8 juta, belum termasuk penggantian spare part," terangnya.

Jika servis berikut dengan pergantian suku cadang biayanya Rp 4 juta sampai Rp 5 juta. "Ganti busi saja itu harganya Rp 1 jutaan," terang Yayono. Sementara itu, untuk servis 24.000 km akan ada pengecekan dan ini biayanya akan lebih besar.

Mekanik Ducati menyarankan gunakan oli pabrikan seperti Shell

"Biayanya lebih mahal, ada pengecekan clearance, klep, timing belt, oli mesin, oli shock, dan filter udara. Kalau oli kita anjurkan yang asli dari pabrikan. Oli standarnya Ducati kan pakai Shell SAE 15W-50, kapasitas olinya sebagai contoh kalau Ducati Monster 3,2 liter, kalau Ducati Superbike 3,4 liter," tambahnya.

Baca Juga: Ducati Panigale V2 Hadir Dengan Kelir White Rosso

Namun dia hanya menyarankan, tergantung pemilik motor mau menggunakan oli yang mana. "Keputusan ada di tangan pemiliknya, mau pakai yang mana. Kita cuma sarankan. Semua baik kok," tutup Yayono.