POPULAR STORIES

Tiga Titik Area Blind Spot Truk Yang Wajib Diketahui

Tiga Titik Area Blind Spot Truk Yang Wajib Diketahui Ilustrasi Blind Spot Truk/Foto: Volvo Trucks

KabarOto .com - Kecelakaan yang kerap kali terjadi di jalanan tidak hanya diakibatkan masalah pada kendaraan saja, tapi juga banyak diakibatkan oleh kelalaian pengemudi seperti kurangnya pemahaman soal titik buta kendaraan atau blind spot.

Setiap kendaraan pastinya dibekali kaca spion. Namun, berbeda dengan kendaraan besar seperti truk yang memiliki dimensi besar sehingga membuat beberapa titik tidak masuk dalam jangkauan penglihatan pengemudi. Itulah yang disebut blind spot atau titik buta.

Baca Juga: Perlu Diperhatikan, Oli Hidrolik Pada Truk Wing Box Tidak Boleh Habis

Dilansir dari laman resmi Chakra Jawara, sebagai distributor truk Iveco di Indonesia, untuk truk berukuran panjang dan lebar, ada tiga area blind spot yang harus dihindari saat mengendarai kendaraan baik itu motor maupun mobil.

Untuk itu, penting bagi pengendara motor dan mobil untuk mengetahui area blind spot agar tidak terjadi senggolan dengan truk atau bisa membahayakan pengemudi lainnya. Ketiga area blind spot ini adalah bagian belakang truk, samping truk dan depan bawah truk.

Ilustrasi titik area blind spot pada truk/Foto: Isuzu

Area Blind Spot Belakang Truk

Saat mengendarai motor atau mobil dibelakang truk, pengendara harus memahami dimensi truk tersebut. Bila posisi pengendara persis dibelakang atau di sudut bak truk, ini merupakan titik buta pada truk. Sebaiknya hindari posisi ini dengan menjauh atau menjaga jarak.

Area Blind Spot Samping Truk

Kemudian, ketika berkendara di samping truk yang memiliki dimensi yang besar, pengendara kendaraan yang lebih kecil juga tidak akan terlihat oleh pengemudi truk tersebut meskipun pengemudi truk telah memantau kaca spion.

Area blind spot ini sering kali menjadi penyebab kecelakaan. Untuk itu, hindari berkendara di samping truk terutama sebelah kiri depan. Sebenarnya, area blind spot ini masih terlihat dari spion namun tidak begitu jelas, jadi baiknya lekas menjauh demi keselamatan.

Baca Juga: Mengenal Fitur ABS Pada Truk Dan Bus, Begini Cara Kerjanya

Area Blind Spot Depan Bawah Truk

Area depan truk juga tak kalah bahayanya jika berkendara terlalu dekat. Apabila di belakang ada truk besar, usahakan untuk segera menjauh karena kendaraan yang lebih kecil sering tidak akan terlihat oleh visibilitas pengemudi truk.

Namun, bagi truk-truk modern, area blind spot pada bagian depan bawah telah teratasi, dimana sejumlah truk saat ini telah dilengkapi dengan spion tanduk atau yang disebut dengan spion cyclops yang mengarah langsung ke bagian bawah depan truk.

Ilustrasi area bind spot pada truk/Foto: Volvo Trucks

Untuk mengatasi besarnya blind spot pada truk, beberapa pabrikan telah menambahkan spion sudut lebar, spion trotoar, dan spion cyclops untuk melihat apa yang tidak bisa dilihat pengemudi truk, terutama pada area titik blind spot.

Bahkan beberapa truk produksi Eropa banyak yang melengkapi sensor dan kamera untuk mengurangi blind spot ini. Akan tetapi karena dimensi truk yang lebar, panjang dan tinggi piranti tersebut tetap tidak bisa menghilangkan blind spot secara maksimal.

Baca Juga: Pengemudi Truk, Lakukan Ini Agar Terhindar Dari Rem Blong

Kendati demikian, setelah mengetahui sejumlah titik area blind spot pada truk, ada baiknya juga setiap pengendara wajib memperhatikan tips aman berkendara, terutama saat berbagi jalan dengan kendaraan-kendaraan besar seperti truk.

Setiap pengendara dianjurkan untuk selalu memahami dan mematuhi zona blind spot saat berkendara agar bisa menjaga jarak dan aman dari bahaya. Jangan terlalu dekat dibelakang kendaraan besar seperti truk dan jaga jarak aman agar terhindar dari kecelakaan.

Selanjutnya, saat hendak menyalip, sebaiknya jangan masuk mendadak di depan truk bermuatan berat karena selain tidak terpantau oleh spion, pengemudi truk juga bisa saja terkaget dan membanting setir, yang membuat resiko kecelakaan semakin fatal.

Baca Juga: Mengenal Fitur Pintar VDS Pada Truk Volvo, Bisa Pakai Remote Control