Toyota Chasing The SunRaize, Kombinasi Pas Mesin Bertenaga Dengan Transmisi CVT

Toyota Chasing the SunRaize, Kombinasi Pas Mesin Bertenaga dengan Transmisi CVT Foto: Fayon

KabarOto.com - Pandemi membuat banyak tempat wisata tutup, padahal awal perjalan tim KabarOto ingin menikmati pendaran hangat terbitnya matahari di kawasan Taman Nasional Baluran, Banyuwangi. Inilah yang membuat kami memutuskan untuk menyeberang ke Pulau Bali.

Yup, Benny Hidayat sebagai leader tim Chasing the Sun-Raize mengarahkan mencari sunrise di kawasan pegunungan dan daerah tepian pantai. Bersama Kusnadi dan Eggy, tim sepakat tujuannya ke kawasan Kintamani. Di mana merupakan dataran tinggi yang bisa menikmati langsung 4 gunung, mulai dari Gunung Batur, Abang, Gede dan Rinjani. Sedangkan di tepian pantai, mencoba melihat sunrise dari wilayah Amed-Bunutan, berharap bisa melihat sunrise di sana.

Baca juga: Profil Toyota Yaris GR Sport

Penyeberangan gunakan kapal feri dari Ketapang-Gilimanuk harus sesuai dengan protokol kesehatan. Setiap penumpang harus punya berkas hasil tes swab antigen 1x24 jam, serta aplikasi Peduli Lindungi. Biaya penyeberangan sudah sekaligus penumpang hanya Rp182 ribu. Waktu tempuh penyeberangan tak sampai 30 menit, antrian juga terbilang cepat dan tertib.

Sesampainya di pelabuhan Gilimanuk, Toyota Raize 1.0T GR Sport CVT TSS ini langsung diarahkan ke Kintamani, melalui jalan Singaraja hingga melintasi jalur Tejakula-Tianyar. Kami percaya diri bahwa selepas Tianyar jaraknya lebih pendek, tapi ternyata harus mendapati jalur yang cukup menantang bagi Raize berbekal transmisi CVT.

Baca juga: Toyota Chasing The SunRaize, Fitur Melimpah Tak Membosankan