Toyota Pangkas Jumlah Produksi Mobil Karena Langkanya Chip Semikonduktor

Toyota Pangkas Jumlah Produksi Mobil Karena Langkanya Chip Semikonduktor Kegiatan produksi di pabrik Toyota (Foto: Istimewa)

KabarOto.com - Pabrikan otomotif di seluruh dunia, saat ini sedang mengalami krisis chip semikonduktor. Kondisi ini diprediksi akan berlangsung sampai tahun 2023. Banyak pabrikan mobil di seluruh dunia yang menunda produksinya.

Salah satunya adalah Toyota, pabrikan asal Jepang ini harus memangkas terget produksinya karena komponen tersebut langka. Dilansir dari Carscoops, belum lama ini, pabrikan akan memangkas produksi kendaraan sebanyak 360 ribu unit di seluruh dunia pada September 2021.

Baca juga: Chip Semikonduktor Diprediksi Langka Hingga Tahun 2023

Toyota pangkas produksi mobil di seluruh dunia (Foto: Istimewa)

Sementara itu, pada Oktober 2021, nampaknya akan mengurangi produksi mobil. Namun, lebih sedikit, 330 ribu unit. Rumah produksi suku cadang Toyota di Vietnam dan Malaysia terpaksa tutup. hal itu karena kasus Covid-19 yang aktif masih sangat tinggi. Dengan begitu, suplai chip semikonduktor menjadi tersendat.

"Ini merupakan masalah ganda dari virus Covid-19 dan krisis chip semikonduktor," terang Kazunari Kumakura, salah satu petinggi Toyota. Namun, dia masih mengakui, dampak luar biasa yang masih dirasakan adalah virus corona.

Kabar tentang pabrikan terbesar di dunia ini, memperlihatkan betapa pentingnya komponen kecil pada sebuah mobil tersebut. Dan juga, tidak ada industri otomotif yang tak terdampak virus corona yang belum diketahui kapan berakhir.

Baca juga: Terdampak Krisis Chip Semikonduktor, Fitur Keselamatan Ford Puma Dipangkas

Sedikit informasi menarik, kelangkaan chip semikonduktor ini membuat penjualan mobil di Tiongkok pada Agustus 2021 turun hampir seperlima dari tahun sebelumnya.