Volkswagen Beetle Klasik Bermesin Listrik

Volkswagen Beetle Klasik Bermesin Listrik

KabarOto.com – Tak lama lagi, Volkswagen dikabarkan akan melakukan perubahan pada mobil klasik Beetle mereka yang biasa disebut oleh masyarakat Indonesia sebagai mobil kodok, perubahan yang dilakukan adalah dengan memasang motor listrik supaya dapat mengikuti perkembangan zaman. Karena menggunakan motor listrik, Volkswagen merubah namanya menjadi e-Beetle.

Kabarnya, mobil ini akan diperkenalkan kepada publik di pameran otomotif Frankfurt Motor Show 2019 yang diselenggarakan pada 12 sampai 22 September 2019.

Volkswagen memproduksi e-Beetle dari basis model Beetle versi atap terbuka dan akan memakai powertrain yang sama pada Volkswagen e-Up.

Berbekal motor listrik bertenaga 82 dk yang terhubung dengan girboks 1 percepatan, kecepatan yang bisa diraih motor listriknya mencapai 150 kpj.

Performa motor listriknya mampu membawa mobil berakselerasi dari kecepatan 0 ke 50 kpj dalam waktu kurang dari 4 detik, sedangkan untuk mencapai kecepatan 80 kpj perlu memakan waktu 8 detik.

Baca juga: Galeri Foto Jambore Nasional Volkswagen Ke-50

Motor listrik itu ditenagai dengan baterai lithium-ion berkapasitas 36,8 kWh yang tertanam di bawah lantai. Baterai ini sudah mendukung fitur fast charging, dapat mengisi daya hingga kapasitas 75% dalam waktu sekitar 1 jam.

Baterai yang digunakannya sanggup memberikan tenaga ke motor listrik hingga jarak 200 km jika kapasitas baterai dari keadaan penuh.

Perlu diketahui, biasanya mesin VW Beetle di tempatkan pada bagian belakang mobil yang terpasang di balik kap belakang. Namun, karena e-Beetle menggunakan mesin listrik membuat mesin terpasang di bagian depan seperti mobil pada umumnya dan di balik kap belakang berubah menjadi bagasi.

Baca juga: Wow... VW Karman Ghia Bekas Bung Karno Bakal Mejeng Di Jamnas Volkswagen Indonesia

Karena mengalami peningkatan bobot mencapai 1.280 kg, Volkswagen memperbarui komponennya seperti sasis yang diperkuat dan memasang rem baru.

Secara tampilan, bentuk eksterior VW e-Beetle tidak mengalami perubahan dengan VW Beetle. Namun, di bagian bawah lampu belakang terdapat soket untuk menghubungkan kabel pengisi daya.

Menurut Thomas Schmall sebagai salah seorang Dewan Direksi Volkswagen berharap melalui konversi mesin pada VW Beetle ini menjadi mobilitas baru untuk penerapan elektrifikasi pada kendaraan klasik. (Nora Dian Pratama)