KabarOto.com - Tahun 2022 pemerintah mulai memperbolehkan aktivitas mudik dalam rangka Hari Raya Idulfitri. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) memperkirakan akan terjadi lonjakan arus kendaraan bermotor dari dalam dan/ atau luar Pulau Jawa. Hal ini akan berbanding lurus dengan kepadatan lalu lintas selama periode mudik lebaran.
Euforia mudik ini diamini oleh VP Automotive Category Blibli, Eddy Lukita. “Mudik selalu jadi momen yang ditunggu. Oleh karena itu bagi para pemudik perlu memastikan kondisi kendaraan yang digunakan untuk pulang ke kampung halaman dalam kondisi prima, mengingat waktu tempuh cenderung lama dan kondisi lalu lintas tidak dapat diprediksi,” kata Eddy, sapaan akrabnya.
Cek Kunci dan Peralatan Kendaraan
Kunci-kunci dan peralatan kendaraan standar seperti obeng, tang, dongkrak dan alat pompa portabel perlu Sobat siapkan sebagai pertolongan pertama jika sewaktu-waktu kendaraan yang dikendarai mengalami gangguan ringan di tengah perjalanan.
Cairan Penting
Ibarat tubuh manusia, kendaraan juga membutuhkan cairan untuk menjaga performanya tetap stabil selama perjalanan jarak jauh. "Sebelum berangkat, pastikan mengecek air radiator, air aki, cairan rem, oli, hingga air pembersih kaca. Pastikan kendaraan memiliki cairan yang cukup sebelum bekerja ekstra, dan bawa cadangan jika sewaktu-waktu diperlukan," pungkasnya.

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk Antisipasi Kebakaran
Mobil keluaran 2021 rata-rata sudah dilengkapi APAR. "Namun bagi yang tak memilikinya, pilihlah APAR yang mampu memadamkan api dengan efisien, serta ampuh mendinginkan suhu tinggi dalam waktu singkat, ramah lingkungan, bebas racun, serta memiliki desain kemasan ergonomis dan anti karat," jelasnya.
Ban Cadangan untuk Mobil yang Belum Mengadopsi RTF
Mengingat masih banyaknya mobil yang belum mengadopsi ban jenis Run Flat Tire (RTF), atau ban yang tahan digunakan meski sudah bocor, menjadikan ban cadangan penting untuk dibawa saat berkendara pribadi, seberapapun jauh jarak tempuhnya.
Baca Juga: Bantu Pemudik Lebaran, Jasa Marga Hadirkan Pembaruan Aplikasi Travoy
Ban cadangan harus senantiasa dalam kondisi prima melalui pengecekan angin secara berkala, rutin melakukan rotasi ban, serta kesiapan atas perkakas penunjang efektivitas saat harus mengganti ban di tengah perjalanan.

Asuransi Kendaraan
Tidak dapat dimungkiri bahwa akan terjadi banyak simpul kepadatan di jalur-jalur mudik, dan berisiko memicu terjadinya gangguan saat berkendara, mulai dari risiko pencurian, bersenggolan dengan kendaraan lain, hingga ancaman tindak kejahatan di jalan.
Mengantisipasi kerugian akibat risiko tersebut, pengendara dianjurkan untuk membeli asuransi kendaraan. Banyak manfaat yang bisa diperoleh oleh pengendara, seperti diantaranya perlindungan terhadap kendaraan, pengemudi dan penumpang, tuntutan dari pihak ketiga, serta jaminan terhadap barang-barang pribadi.
Baca Juga: Instruktur Keselamatan Berkendara Bagikan Tips Mudik Lebaran
Melunasi Pajak Kendaraan Pribadi via Online
Beberapa dari kita mungkin kerap kesulitan meluangkan waktu pergi ke kantor Samsat terdekat untuk membayar nominal pajak kendaraan yang tertagih. Blibli klaimnya resmi menjadi e-commerce pertama untuk saluran pembayaran pajak kendaraan via aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) Korlantas Polri.
Pengguna cukup mencari 'Samsat Digital Nasional' pada widget tagihan dan isi ulang situs atau aplikasi Blibli, lalu memasukkan kode pembayaran yang didapatkan dari aplikasi SIGNAL.
Selanjutnya cek tagihan dan pilih menu 'Lanjut Bayar’, pihaknya menawarkan 10 pilihan metode pembayaran yang bekerja sama dengan 42 mitra (uang elektronik, kartu kredit/debit, internet banking, dan transfer virtual account).
"Sesudah bayar pajak online, Anda bisa dapatkan cetak surat STNK yang sudah diperpanjang secara online juga, jadi enggak perlu ambil dan antre lagi di kantor Samsat," tutupnya.