OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Nestapa Charles Leclerc Gagal Finis di F1 Monako 2026 Akibat Hal Ini!

Kusnadi Chahyono - Senin, 08 Juni 2026
OtoSport Formula One

KabarOto.com - Pembalap andalan Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, harus kembali menelan pil pahit di depan publiknya sendiri pada balapan Formula 1 Grand Prix Monako 2026, Minggu (7/6/2026).

Harapan Leclerc untuk mengamankan podium di kampung halamannya sirna secara tragis setelah mobil Ferrari SF-26 miliknya menghantam dinding pembatas di tikungan terakhir menjelang periode restart balapan.

Strategi Awal Berjalan Lancar

Padahal, jalannya balapan sempat berpihak pada pembalap asal Monako ini. Memasuki sisa 25 lap terakhir, Leclerc tampil luar biasa memangkas jarak dengan rekan setimnya, Lewis Hamilton, hingga berhasil merebut posisi kedua virtual.

Baca Juga: Bos Mercedes Ungkap Bakal Habis-habisan di F1 Monako 2026

Momentum emas kembali terbuka pada lap ke-61 saat kecelakaan Lance Stroll memicu keluarnya Safety Car. Ferrari langsung memanfaatkan situasi ini untuk mengganti ban ke kompon soft demi mempersiapkan serangan di sisa balapan. Namun, saat bersiap melakukan restart, bencana teknis justru datang menghampiri.

Kegagalan ini memperpanjang catatan kelam Leclerc yang kerap tidak beruntung saat mengaspal di sirkuit jalan raya Monte Carlo.

Charles Leclerc
Kendala rem sudah dialami sepanjang pekan jelang balapan di SF-26

Sesaat setelah turun dari mobil bernomor #16 tersebut, Leclerc tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa yang mendalam karena kehilangan poin krusial yang sudah berada di depan mata.

"Menyelesaikan balapan di rumah sendiri dengan cara seperti ini sungguh sangat mengecewakan. Saya mengalami masalah pada rem belakang di tikungan terakhir dan akhirnya menabrak dinding pembatas. Hal positif yang bisa diambil dari akhir pekan ini adalah kami telah menemukan solusi dan akan segera menyesuaikan konfigurasi rem saya selanjutnya," ujar Charles Leclerc.

Sistem Rem SF-26 Sudah Bergejala

Masalah teknis pada sektor pengereman ini ternyata bukan hal baru yang muncul tiba-tiba saat balapan. Team Principal Scuderia Ferrari, Fred Vasseur, membeberkan bahwa jet darat SF-26 memang sudah menunjukkan gejala tidak beres pada sistem pengereman sepanjang akhir pekan di Monako, yang akhirnya mencapai titik puncaknya pada lap-lap krusial tersebut.

Baca Juga: Kimi Antonelli Jadi Pemenang Termuda F1 Monako 2026

"Bagi Charles, ini jelas merupakan hasil yang sangat frustrasi. Kami memang mengalami masalah rem sepanjang akhir pekan dan ada sesuatu yang jelas tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kami akan menganalisis situasi ini dengan cermat, memahami apa yang sebenarnya terjadi, dan memastikan untuk menyelesaikannya sebelum seri Barcelona. Charles berada di posisi yang kuat dan sangat mengecewakan kehilangan poin-poin itu, terutama di balapan kandangnya," jelas Fred Vasseur.

Kendati diselimuti atmosfer kekecewaan akibat gagal mengawinkan podium ganda bersama Lewis Hamilton yang finis di posisi kedua, Vasseur menegaskan bahwa moral internal tim berlogo kuda jingkrak ini tetap terjaga.

Evaluasi menyeluruh akan langsung dilakukan di markas Maranello mengingat seri balap berikutnya di F1 Spanyol akan langsung bergulir dalam hitungan hari. Tim berkomitmen penuh untuk memperbaiki masalah tersebut agar Leclerc dapat kembali bertarung di barisan depan tanpa kendala teknis serupa.

Baca Artikel Asli