Spesifikasi Mobil Buatan Indonesia yang Menang di Shell Eco Marathon

Kipli Kamis, 05 Februari 2026

KabarOto.com - Shell Eco-Marathon jadi ajang Internasional untuk mahasiswa dan pelajar unjuk bakat menciptakan kendaraan efisien bahan bakar. Tentu riset yang dilakukan memakan waktu bertahun-tahun, hingga para mahasiswa siap mengadu rakitannya dengan peserta dari berbagai negara

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bertemunya generasi muda maupun pemangku kepentingan, untuk menciptakan kendaraan hemat bahan bakar di masa depan.

Beberapa tim memaparkan lebih lanjut terkait spesifikasi dan proses rakitan kendaraan hemat energi, yang mengikuti beberapa kategori yang dilombakan. Urban Concept sendiri berarti kendaraan bisa ditumpangi atau diisi penumpang, sedangkan prototipe hanya bisa ditumpangi oleh pengemudi saja.

Baca Juga: Mobil Listrik Garuda Universitas Negeri Yogyakarta Podium 1 di Kejuaraan Ini

Beberapa hal dikembangkan mulai dari efisiensi bahan bakar sampai bobot kendaraan. “Kita riset di bodi menurunkan berat mobil dari 130 kg menjadi 50 kg. Kemudian sistem kontrol motor listrik dikembangkan sehingga mudah dikendalikan oleh driver,” ucap Yusuf Aji Widiyanto, Manager Team Batavia Gasoline Team 2.

Kendaraan kategori Urban Concept dan mendapatkan sejumlah pembaruan dari versi sebelumnya. Misalnya material carbon-fiber dan desain minimalis mengutamakan aspek keselamatan dan visibilitas.

Mobil ini menggunakan bahan bakar gasoline atau bensin, menggunakan sasis alumunium dengan berat total 56 kilogram. Ada beragam faktor yang jadi parameter penilaian salah satunya adalah efisiensi bahan bakar.

Baca Juga: Mengenal Bobibos, Bahan Bakar dari Limbah Jerami dengan Kualitas Setara RON 98

Sementara tim dari UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) yang membangun kategori prototipe bilang pihaknya juga memfokuskan pada pengurangan bobot bodi tanpa mengurangi tingkat keamanan di dalamnya.

“Riset sejak 2012 sampai 2018 itu semua sama bertujuan efisiensi. Kampus sangat mendukung penuh,” ungkap Andriy Sheva, perwakilan tim UPI. Pihaknya menggunakan motor listrik berkapasitas 500W bertenaga hidrogen. Sasisnya memakai material alumunium.

Dari segi desain bentuknya terlihat unik karena menyerupai kapsul dengan tujuan aerodinamika yang baik. Di dalamnnya pengemudi harus cukup rebah untuk mengendalikan prototipe ini.

Bagikan

Baca Original Artikel