20 Tahun Honda CR-V Di Indonesia, Ini Sejarah Generasinya

20 Tahun Honda CR-V di Indonesia, Ini Sejarah Generasinya

KabarOto.com – Medium SUV dari Honda yakni CR-V telah menginjak usia 2 dekade di Indonesia. Nama CR-V sendiri merupakan singkatan dari Creative Riding Vehicle, merupakan salah satu promotor berkembangnya SUV di Indonesia. Dalam masa tersebut mobil ini sudah melewati beberapa generasi, hingga masa CR-V Turbo sekarang memasuki generasi ke-5.

Honda CR-V merupakan SUV pertama yang diproduksi oleh Honda di Indonesia, dan menggunakan plat form Honda Civic sejak generasi pertama hingga saat ini.

Untuk memperingati kehadiran Honda CR-V di Indonesia, KabarOto mengulas generasi Honda CR-V yang pernah beredar. Yuk kita simak.

1. Honda CR-V Generasi 1 (RD1-RD4)

Sebenarnya sudah diproduksi sejak 1997, namun baru diniagakan di Indonesia pada tahun 2000-an. Dan bertahan hingga tahun 2002 sampai akhirnya diganti model baru.

Pada generasi pertama ini CR-V bisa dibilang memiliki tampang yang cukup ‘ganteng’. Desainnya tidak terlalu berlebihan dan setiap lekukan dibuat dengan proporsi tepat sehingga tampilannya timeless. Apalagi kesan crossover turut disematkan lewat aksen overfender tipis, serta roofrail.

Baca Juga : Test Drive Honda CR-V 1.5L Prestige Turbo - Bongsor Bertenaga Besar

Kala itu CR-V yang dimasukkan PT Honda Propect Motor (HPM) menggunakan mesin F20A berkapasitas 2.000 cc sama seperti Accord Cielo. Namun ada versi Australia dan Jepang memakai B20B juga.

Transmisi menggunakan manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan, sistem penggerak mengadopsi model roda depan. Di luar Indonesia tersedia varian berpenggerak AWD.

Uniknya, kalau kita melihat bagian interiornya memang seperti kebanyakan mobil era 1990-an pada umumnya. Tapi ciri khas CR-V ini adalah penempatan tuas transmisi berada di belakang setir.

2. Honda CR-V Generasi 2 (RD5-RD9)

Masuk generasi kedua, kode bodi masih menggunakan RD. Namun dari segi tampilannya sedikit lebih mengkurva, sehingga tampilannya lebih kalem dibanding generasi sebelumnya.

Walau masih mengusung segala aura crossover-nya seperti overfender, roofrail, side body moulding, penyimpanan ban serep model konde.

Generasi kedua CR-V dilengkapi mesin yang terkenal responsif, ada 2 tipe yakni K20A dan K24A1. Keduanya memiliki konfigurasi 4 silinder segaris, versi 2.000 cc memiliki tenaga 150 dk, dan torsi maksimal 194 Nm. Sementara 2.400 cc tenaganya lebih besar, yakni 160 dk dan torsi maksimal 222 Nm. Keduanya memiliki 2 pilihan transmisi yakni 4 percepatan otomatis, dan 5 percepatan manual.

Desain interiornya sebenarnya mirip dengan sebelumnya, modelnya sederhana dengan 3 pengaturan AC lengkap. Lalu tuas transmisi tidak lagi dibelakang setir, melainkan dipindah ke sisi dasbor dan tuas rem tangan juga berada di dasbor, oleh karena itu CR-V ini cukup unik.

3. Honda CR-V Generasi 3 (RE)

Lanjut ke generasi ketiga, desain jauh lebih modern bahkan tampilan CR-V ini masih sangat gagah kok sob. Misalnya saja penggunaan model lampu utama terlihat seperti mata elang, lalu lekukan bodi dibuat lebih mengkurva, serta lampu bentuk belakangnya masih sesuai ciri khasnya model vertikal memanjang.

Mobil ini diniagakan dari tahun 2007 hingga 2012, dalam masa penjualannya CR-V sudah mengalami 2 kali minor facelift misalnya penambahan fitur elektrikal seperti VSA, kursi elektrik, head unit, dan sebagainya, demi mempercantik dan membuat segar tampilan eksterior maupun interiornya.

Baca Juga : Inilah Tampang Honda CR-V Facelift Terbaru, Ada Versi Hybrid

Terdapat 2 pilihan mesin juga di generasi 3, yakni varian 2.000 cc dengan mesin R20A i-VTEC 4 silinder, bertenaga 150 dk dan torsi maksimal 197 Nm. Sementara 2.400 cc memakai K24Z i-VTEC 170 dk dan 231 Nm. Memiliki 2 pilihan transmisi yakni 6 percepatan manual dan 5 percepatan otomatis, dengan penggerak roda depan.

Mengintip interiornya, CR-V sudah mengembalikan posisi tuas pada bagian tengah dibawah head unit. Serta kepraktisan juga terbilang mumpuni seperti pengaturan setir tilt dan teleskopik, head unit monitor, pengaturan AC lengkap, dan fitur safety lebih aman tentunya.

4. Honda CR-V Generasi 4 (RM)

Dibanding pendahulunya, CR-V generasi 4 ini terlihat sangat futuristik ketimbang generasi sebelumnya, ibarat seperti loncat 2 generasi dari generasi ketiga. Sebab tarikan garis semakin dinamis dan banyak lekukan tajam diaplikasikan oleh Honda.

Interiornya juga berbeda jauh dari segi tampilan, namun uniknya Honda adalah mampu memberikan aura CR-V lawas, sehingga terasa ciri otentiknya.

Fitur sudah jauh lebih lengkap lagi dari segi entertainment maupun safety, seperti start/stop button, paddle shift, keyless entry, mode berkendara, cruise control, hill start assist, sunroof, dan masih banyak lagi.

Sektor performa masih diberikan 2 pilihan, yakni K24Z DOHC dan R20A SOHC. Tenaga yang dihasilkan tidak jauh berbeda dari sebelumnya, 190 dk dan 226 Nm untuk 2.400 cc. Sementara varian 2.000 cc mampu menghasilkan 150 dk dan 190 Nm, keduanya memiliki pilihan transmisi 5 percepatan otomatis dan 6 percepatan manual, serta berpenggerak roda depan.

5. Honda CR-V Generasi 5 (RW)

Memasuki generasi yang sekarang dijual, yakni generasi ke-5 dengan kode bodi RW. Dari sektor tampilan, bisa dibilang cukup mengejutkan, sebab Honda justru mengubah lekukan bodi jadi lebih mengotak, dikombinasi sudut-sudut tegas.

Lampu-lampu semua sudah LED modern, ditambah stoplamp LED bar berdesain seperti tanduk banteng ketika menyala. Lalu ini merupakan CR-V pertama dengan mesin turbocharger loh.

Tidak ada lagi mesin 2.400 cc, diganti 1.500 cc turbocharger sama seperti Civic Turbo hanya berbeda setting. Walau kecil kapasitas mesinnya, namun tenaga mesin cukup mumpuni kok dengan 190 dk dan 240 Nm, disambung ke transmisi CVT Earth Dreams.

Kenyamanan kabin juga mampu memanjakan penumpang dan pengemudi. Sebab desainnya terbilang mewah dan tentunya ciri khas CR-V dari waktu ke waktu masih tetap ada. Seperti pengaturan AC, penempatan head unit monitor terintegrasi, posisi tuas tramisi tepat ditengah, dan aksen wood panelnya yang mewah.

Soal harga, banderol CR-V generasi kelima ini mulai dari Rp 463 untuk tipe terendah dengan mesin 2.000 cc tanpa turbo, sementara banderol Rp 539 juta untuk varian tertinggi yakni CR-V Turbo Prestige.