Begini Tampilan Helm Perdamaian Sebastian Vettel

Begini Tampilan Helm Perdamaian Sebastian Vettel Dok : JMD Jens Munser Designs

KabarOto.com – Dukungan ke Ukraina terus dilancarkan oleh para pembalap Formula 1. Baru-baru ini para pembalap berfoto bersama dengan kampanye No War dan hashtag #racingunited.

Salah satu pembalap yang juga sangat gencar menjunjung tinggi perdamaian adalah Sebastian Vettel (Aston Martin), dengan helm barunya.

Baca juga: Begini Tampang Safety Car Dan Medical Car Mercedes-AMG Formula 1 2022

Lewat akun @jmd_helmets, desainer yang juga mendesain helm untuk beberapa pembalap lain seperti Mick Schumacher, Daniel Ricciardo, Carlos Sainz dan lainnya. Mereka mengunggah foto helm Vettel.

Tidak seperti biasa yang menggunakan warna pink, kini warnanya putih polos sebagai dasar. Dengan garis warna kuning dan biru membentang dari depan sampai belakang mewakili bendera Ukraina. Selain itu ada detil bendera-bendera negara di bagian bawah.

Bagian sisi kanan helm terdapat silhoutte gambar burung merpati dan ranting zaitun sebagai lambang perdamaian, lalu logo V5 yang merupakan inisial Sebastian Vettel dengan nomor 5. Di bagian kiri ada logo No War #racingunited dan lambang perlucutan nuklir yang juga jadi tanda perdamaian.

Baca juga: Haas Terlambat Ikuti F1 Tes Pra-musim Bahrain

Kutipan lagu Imagine di bagian atas helm

Sebagai pelengkap ada kutipan dari lagu John Lennon, berjudul Imagine tertuang di atas helm.

“Imagine there's no heaven. It's easy if you try. No hell below us. Above us, only sky. Imagine all the people. Livin' for today. Imagine there's no countries. It isn't hard to do. Nothing to kill or die for. And no religion, too. Imagine all the people. Livin' life in peace. You may say I'm a dreamer. But I'm not the only one. I hope someday you'll join us. And the world will be as one. Imagine no possessions. I wonder if you can. No need for greed or hunger. A brotherhood of man. Imagine all the people. Sharing all the world. You may say I'm a dreamer. But I'm not the only one. I hope someday you'll join us. And the world will live as one,” John Lennon, 1971.