Cegah Kecelakaan Bus, Polres Probolinggo Gelar Sosialisasi Keselamataan Berkendara

Cegah Kecelakaan Bus, Polres Probolinggo Gelar Sosialisasi Keselamataan Berkendara Terminal Bus Probolinggo (Foto: dispopar.probolinggokota)

KabarOto.com - Kecelakaan bus yang terjadi di Tol Surabaya, Mojokerto (Sumo) akhir pekan lalu menewaskan sedikitnya 15 orang. Kecelakaan disebabkan sopir yang mengantuk, sehingga mobil tidak bisa dikendalikan.

Tak ingin kejadian serupa terulang kembali, Satlantas Polres Probolinggo Kota melakukan sosialisasi terkait keselamatan awak bus dan penumpang. Polres Probolinggo Kota juga memberikan imbauan kepada sopir dan crew bus, di depan jalur keberangkatan terminal Bayuangga Kota Probolinggo, Senin kemarin (16/05).

Baca juga: Kerikil Bisa Bikin Ban Rusak Hingga Kecelakaan, Begini Penjelasannya

Kecelakaan bus di tol Surabaya Mojokerto (Foto: Polda Jatim)

“Sosialisasi yang kami lakukan untuk memastikan agar crew dalam kondisi sehat jasmani dan rohani," ujar Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota, AKP Roni Faslah.

Kru diharapkan selalu melakukan koordinasi dengan perusahaan terkait jam kerja, serta wajib tertib berlalu lintas saat bus beroperasi.

Baca juga: Mengenal Highside, Kecelakaan Yang Menimpa Marc Marquez Di Mandalika

Sopir dan kru bus juga diingatkan, jika beroperasi selama empat jam, sopir minimal harus beristirahat selama 30 menit di rest area. Selama 30 menit menurut dia, kendaraan juga dapat dimanfaatkan untuk pendinginan mesin dan ban.

Hal tersebut telah tertuang dalam pasal 90 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Sosialisasi ini juga sering kami sampaikan kepada pemgemudi bus, khususnya terkait kecelakaan yang disebabkan, sampai mengantuk," terangnya. Ia berharap, tidak ada lagi kecelakaan yang memakan banyak korban.