Daniel Ricciardo: Ada Tekanan agar Hengkang dari Red Bull

Ballian Siregar
Ballian Siregar 06 Feb 2018 - 21:03
Daniel Ricciardo: Ada Tekanan agar Hengkang dari Red Bull
Daniel Ricciardo.(express.co.uk)

KabarOto.com - Pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo, sejatinya harus bisa fokus menghadapi musim balapan Formula One (F1) 2018 ketimbang terlalu memikirkan tim mana yang menjadi tempatnya berlabuh pada 2019.

Mantan pembalap Red Bull, Mark Webber seperti dikutip Autosport, Selasa (6/2/2018), mengatakan, Daniel Ricciardo harusnya fokus mengalahkan rekan setimnya, Max Verstappen. "Saya pikir langkah terbaik adalah mengalahkan Max," kata dia.

Karir Daniel Ricciardo bersama Red Bull seperti berada di persimpangan jalan. Kontraknya berakhir usai musim balapan F1 2018, dan belum ada kepastian apakah kerjasama itu bisa dilanjutkan atau tidak.

Baca Juga: Anak-anak Gantikan Umbrella Girls di Balapan F1

Namun, Daniel merasa ada tekanan terhadap dirinya untuk hengkang dari Red Bull. "Kalau saran saya, Daniel Ricciardo harus fokus ke balapan, untuk balapan 2019 biarkan saja karena akan ada yang mengurusnya."

Menurut Webber, jika Daniel bisa mengalahkan Max, tentu tak ada alasan bagi Red Bull untuk mendepaknya.

Webber lalu menyarankan kepada Daniel agar memecahkan masalahnya dalam 5-6 bulan ke depan, lalu lihat apa pilihan terbaiknya.


"Red Bull akan mendukung dia (Daniel) untuk menjadi juara maupun dalam melakukan tugas-tugasnya dengan sebaik mungkin," tambah Webber.

Jika Daniel mampu melakukan itu, kata Webber, dia akan aman bersama Red Bull. "Sejujurnya, dia adalah produk Red Bull," kata Webber.