Detail Desain Red Bull Racing Bisa Untungkan Balapan Di Sirkuit Hungaroring

Detail Desain Red Bull Racing Bisa Untungkan Balapan di Sirkuit Hungaroring Sumber: Red Bull Racing dan Formula 1

KabarOto.com - Jelang balapan Formula 1 di Sirkuit Hungaroring, Hungaria, ternyata memberikan dampak lain bagi kompetitor Red Bull Racing. Desain mobil Red Bull Racing RB16B memiliki beberapa detail yang menguntungkannya saat di sirkuit.

Seperti apa desain RB16B tersebut?

Tipikal Sirkuit Silverstone, Inggris berkecepatan tinggi mewakili peluang Mercedes-AMG Petronas yang kuat untuk melawan Red Bull Racing, pembalap Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas) secara agresif bisa menempel ketat Max Verstappen (Red Bull Racing). Walau sedikit kesulitan untuk menyusul Verstappen, hingga akhirnya insiden yang mengakibatkan Verstappen keluar lintasan dan tidak melanjutkan lomba.

Baca juga: Begini Bedanya Mobil Formula 1 Spesifikasi 2022

Melihat karakter Sirkuit Hungaroring, banyak tikungan dan sedikit lintasan lurus. Menjadi keuntungan bagi RB16B, beberapa detail desainnya bisa menjadikannya lebih cepat dan sulit dikalahkan. RB16B bisa lebih cepat ditikungan namun sedikit kurang cepat saat dilintasan lurus, kejadian di Sirkuit Silverstone menunjukan betapa cepatnya Mercedes di trek lurus.

Sayap belakang RB16B Sergio Perez

Sayap belakang RB16B Max Verstappen

RB16B memiliki sayap belakang yang lebih tinggi daripada yang tim lainnya, dengan desain bagian bawah sayap yang lebih rendah. Selain itu, flap Gurney ditambahkan ke tepi belakang sayap, melintasi lebar penuh pada mobil Sergio Perez dan Verstappen hanya di bagian tengah (perbandingan di atas). Ini akan meningkatkan downforce tetapi menambahkan beberapa hambatan.

Penempatan flap Gurney yang berbeda antara Perez dan Verstappen, memberikan karakter mobil tersendiri bagi mereka. Masing-masing menyesuaikan dampak penempatan flap Gurney yang berbeda saat dilintasan.

Baca juga: Desain Diffuser Sharks Tooth Bantu Red Bull Racing jadi Lebih Cepat

Pendekatan yang berbeda antara kedua tim yang dipilih untuk Austria dan Silverstone, mencerminkan peta aerodinamis yang sangat berbeda dari kedua mobil. Untuk tata letak di Silverstone, Mercedes tidak mampu menambah downforce, karena akan membuat mereka lebih lambat di lap. Red Bull mampu menghasilkan downforce ekstra yang cukup melalui tikungan lambat dan kecepatan sedang sehingga ia memasuki lintasan lurus dengan cukup cepat untuk tidak kehilangan semua yang diperolehnya di tikungan.

Sejak peningkatan desain RB16B di dua balapan Austria, kinerja tikungan lambat Red Bull Racing sangat kuat. Untuk Silverstone, ada pengembangan lantai lebih lanjut pada mobil Verstappen.

Peningkatan desain yang berbeda, Sirkuit Silverstone (atas) dan Sirkuit Red Bull Ring (bawah)

Deflektor tiga bidang kecil muncul di tepi lantai, ditempatkan melintang, di depan roda belakang. Ini adalah fitur yang tidak konvensional, yang sebelumnya tidak terlihat pada mobil lain, dan ini mengikuti dari pengenalan pada balapan sebelumnya dari diffuser sharks tooth baru yang semuanya tentang meningkatkan ketinggian pengendaraan di mana diffuser tetap efektif.

Ada tiga profil sayap mini yang berbeda, tetapi penyelarasannya, pada 90 derajat terhadap perjalanan mobil, menunjukkan bahwa ini bukan tentang menambahkan downforce langsung dari sayap itu sendiri dan lebih banyak tentang memanipulasi tekanan di tepi lantai bawah.

Sejak larangan tahun 2021 pada kisi-kisi dan slot di tepi lantai, Red Bull Racing telah menemukan cara lain untuk mempertahankan vortisitas yang mengalir di sepanjang tepi lantai bawah, secara efektif menyegel lantai sehingga bagian tengahnya dapat terkena tingkat yang lebih besar.

Baca juga: Apa Itu Drag Reduction System (DRS) di Formula 1?

Aliran udara yang menjadi hambatan, sudah didapatkan solusinya oleh tim desain Red Bull Racing. Memaksimalkan hambatan udara menjadi sebuah keuntungan di mobil RB16B. Tim desain mengambil solusi guna menjadikan RB16B lebih kompetitif, terbukti dari kemenangan berturut-turut tim yang dipersembahkan olah Verstappen dan Perez.

Untuk Hungaroring, tantangannya adalah tentang seberapa banyak downforce yang dapat dimuat ke mobil dan lebih sedikit tentang trade-off antara downforce dan kecepatan garis lurus. RB16B memiliki keunggulan di sirkuit dengan karakter lambat karena banyak tikungan, Mercedes patut khawatir pada balapan besok di Hungaria, Red Bull Racing masih lebih cepat.