Gara-gara Kona, Karyawan Hyundai Mogok Kerja

Gara-gara Kona, Karyawan Hyundai Mogok Kerja Logo Hyundai. (istimewa)

KabarOto.com - Pemogokan besar-besaran dilakukan oleh serikat Pekerja Hyundai Motor CO. Mereka melakukan hal itu karena tidak sepakat dengan kebijakan perusahaan mengenai perluasan produksi kendaraan baru.

Seperti dinukil The Korea Herald, Minggu (3/12/2017), Berdasarkan kesepakatan kolektif, Hyundai perlu mencapai kesepakatan dengan para pekerja untuk memproduksi kendaraan baru atau mengeluarkan lebih banyak mobil di pabrik dalam negeri.

Baca Juga:

“Hyundai dan serikat kerjanya telah melakukan pembicaraan sejak bulan lalu untuk mencapai kesepakatan mengenai peningkatan jam kerja per orang untuk memenuhi permintaan SUV Kona di pasar domestik dan memasok SUV baru di pasar utama tahun ini," ungkap Juru Bicara Hyundai.

Setelah kesepakatan tersebut tidak dapat dituruti oleh para pekerja, perusahaan itu mendorong untuk menghasilkan Crossover Kona di jalur perakitan kedua di pabrik nomor satu. Namun, rencana tersebut diblokir oleh para pekerja karena menolak keputusan tersebut.

“Dalam sebuah surat yang dikirim ke serikat pekerja, perusahaan Hyundai menunjukkan niat sepihaknya tanpa persetujuan serikat pekerja. Serikat pekerja tidak dapat menerima tindakan semacam itu," ujar Juru Bicara Serikat Pekerja Hyundai," Hong Jae Gwan.

Hong meminta perusahaan Hyundai meminta maaf atas pendekatan sepihak mereka untuk memproduksi SUV Kona di jalur perakitan kedua.

Serikat pekerja dapat mengundurkan diri akhir tahun ini, karena mereka memilih untuk melakukan mogok jika negosiasi upah dengan perusahaan tahun ini, ternyata gagal dan tidak menemakan jalan tengah.