HDCI Dan Dua Komunitas Otomotif Gelar Baksos

HDCI dan Dua Komunitas Otomotif Gelar Baksos

KabarOto.com - Banyak cara yang dilakukan untuk memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia. Misalnya melakukan bakti sosial seperti yang dilakukan oleh Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI), VW Indonesia Association (VIA), dan Willys Owners Indonesia.

Ketua Umum HDCI, Komjen Pol. (Purn) Nanan Soekarna mengatakan, kegiatan sosial yang dilakukan berupa penyediaan fasilitas sekolah demi mendukung program pemerintah yakni 'SDM Unggul Indonesia Maju'.

"Kita berpartisipasi meluangkan waktu menyisihkan rezeki yang ada untuk mendukung Madrasah ini. Setidaknya, membuat suasana belajar menjadi lebih nyaman dan kondusif," kata Nanan saat ditemui KabarOto baru-baru ini di Ciseeng, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Engineered Beyond Tough Experience Di BSD, Beri Impresi Mitsubishi New Triton Pada Konsumen

Seperti diketahui, tiga komunitas otomotif tersebut menggelar bakti sosial gabungan (Baksosgab) di Madrasah Ibtidaiyah Misbahul Aftal, Kampung Cileuleuy, Kabupaten Bogor.

Nanan menceritakan kondisi di beberapa ruang kelas masih ada yang tidak memiliki meja dan bangku. Sehingga para murid terpaksa duduk di bawah saat proses belajar mengajar.

"Kita lihat ada kelas yang tidak punya meja dan bangu sama sekali. Jika ada, bangkunya tidak layak pakai. Kita mencoba, minimal bangku kita siapkan semua, alat tulis, dan sebagainya kita siapkan," ujar Nanan.

Baca juga: Dodge Charger 1970 Ini Dibuat Ulang Menggunakan Bahan Serat Karbon

Selain itu, Baksosgab ini juga berencana untuk merenovasi bangunan sekolah, seperti ruang dan atap kelas. Nanan menjelaskan untuk pembangunan tahap awal, pihaknya sudah menyiapkan dana sekitar Rp 300 juta.

"Rencana selanjutnya kita mau renovasi sekolah ini. Kemudian beli sound system untuk upacara dan sebagainya, membangun perpustakaan. Kita akan isi buku-buku yang diperlukan oleh sekolah, seperti Al-quran, Juz Amma," ujarnya.

Nanan berharap dengan adanya Baksosgab ini, bisa memberikan semangat kepada putra putri bangsa yang belum sekolah, bisa terpicu agar kembali bersekolah dan memberi contoh kepada komunitas lain untuk saling berbagi.

"Harapan kita agar kegiatan ini bisa memberi semangat kepada anak didik untuk bisa terus sekolah dan menggugah yang belum sekolah karena dengar-dengar ada yang belum sekolah juga," (Bimo)