Hyundai Ganti Rugi Rp7,1 Triliun Untuk Penarikan Produk Kona Electric

Hyundai Ganti Rugi  Rp7,1 Triliun Untuk Penarikan Produk Kona Electric

KabarOto.com – Upaya Hyundai dalam mengembangkan mobil listrik terganjal masalah penarikan produk karena resiko kebakaran terhadap Hyundai Kona Electric.

Pabrikan asal Korea Selatan sudah melakukan penarikan produk terhadap 82.000 unit Hyundai Kona Electric. Salah satu kejadian terparah adalah saat mobil setrum tersebut mengalami kebakaran ketika melakukan isi ulang daya di garasi rumah pemilik mobil.

Baca Juga : Sebegini Lama Isi Daya Hyundai Kona Electric Dan Ioniq Electric Dengan Portable Charger

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, Hyundai bergerak cepat untuk menarik kembali mobil yang sudah beredar di pasaran. Hyundai secara penuh menanggun semua biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki mobil yang terdampak kerusakan.

Adapun penyebab kebakaran tersebut diketahui karena komponen tab anoda yang terlipat di baterai. Menurut laporan dari instansi terkait, kebakaran tersebut disebabkan karena pelapis lithium tab anoda menyentuh katoda sehingga menyebabkan korsleting listrik.

Baca Juga : Kona Electric Terbakar, Hyundai Dapat Gugatan Dari Pemilik Mobil

Akibat masalah tersebut, Hyundai dikabarkan mengalami kerugian cukup besar, yakni USD 500 juta atau setara Rp 7,1 triliun. Sementara itu, LG Chem selaku pemasok baterai juga menanggung sebagian biaya kerusakan akibat penarikan produk tersebut.

Dalam pembiayaan tersebut, Hyundai akan menanggung biaya sebrsar 30%, sedangkan LG Chem sebanyak 70%.