Ini Dia Pentingnya Wheel Alignment Dan Balancing

Ini Dia Pentingnya Wheel Alignment dan Balancing Foto : Deddy / KO

KabarOto.com – Pasti hampir semua pemilik mobil pernah mendengar yang namanya spooring dan balancing. Ibarat kalau mesin ada ganti oli dan tune up, nah kalau bagian kaki-kaki terdapat 2 hal penting tersebut.

Tapi sebelumnya, penyebutan spooring yang benar adalah wheel alignment. Ini berarti menyeleraskan setelan roda, supaya seimbang antara setelan toe, camber atau caster. Sisanya, KabarOto akan menjelaskan secara singkat buat kalian nih. Langsung saja kita bahas yuk!

Baca juga: Menguak Rahasia Di Balik Bodi All New Honda Accord Turbo, Apa Saja?

Pertama yang terpenting adalah balancing, “Balancing ini biasanya dilakukan saat ban baru terpasang di pelek, jadi harus di-balancing, karena distribusi berat sisi kanan dan kiri pastinya tidak rata. Sehingga akibatnya roda akan getar ketika dibawa jalan,” ujar Yopie selaku owner SM Motorsport.

Baca Juga : Berbeda Dengan Ketok Magic, Begini Cara Kerja PDR Hilangkan Penyok

Cara balancing sendiri ada alatnya loh, jadi alat ini akan memutar roda, dan sensor akan membaca bagian mana yang masih belum seimbang. Apabila belum seimbang, akan ditempelkan besi kecil dengan berat beberapa gram pada bagian dalam pelek, sampai hasilnya berat merata semua sisi.

Contoh alat balancing

Lalu wheel alignment, tujuannya adalah supaya laju mobil bisa sejajar, dan ban bisa menapak sempurna ke jalan, sehingga habis merata, tidak makan samping. Dalam wheel alignment ada 3 hal yang biasanya diseting, yakni camber, caster dan toe. Nah kalau camber itu mengukur sudut kemiringan ban, hal ini bertujuan agar ban bisa habis merata, dan menentukan titik tumpuan mobil ketika diisi beban.

Baca Juga : Ini Manfaat Mengisi Tekanan Angin Ban Dengan Nitrogen

Ukuran camber ada positif, dan negatif, kalau positif jarak bagian bawah roda lebih mendekat ketimbang atas, tujuannya mengimbangi bagian ban bawah tertarik keluar saat dibebani.

Berbeda terbalik dengan negatif dimana bagian bawah lebih menjauh serta bagian atas lebih mendekat ke sokbreker, biasanya camper negatif juga digunakan mobil ceper untuk menambah ruang ayun antara fender dan ban.

Lalu caster adalah sudut antara sumbu kemudi dan jarak antara dua roda depan. Fungsinya sendiri diatur agar sudutnya tetapi di tengah, agar roda kemudi tetap lurus. Karena jika caster tidak seimbang, maka mobil akan mengerah ke satu sisi, atau biasa disebut setir ngebuang.

Sementara Toe adalah jarak antara roda kanan dan kiri, bagian depan dan belakangnya. Hal ini dilakukan demi menyelaraskan kanan dan kiri nih, yang tentunya jika sudah sama dan sejajar laju mobil akan lurus.

“Dianjurkan, baiknya wheel alignment itu dilakukan rutin selama menempuh jarak 5.000 km, yah sama saja seperti ganti oli. Bagusnya dibarengi saja dengan ganti oli, supaya tidak lupa dan langsung melakukan perawatan sekaligus,” tutup pria ramah itu.

Baca juga: Ini Rahasia New Toyota Avanza 2019 Lebih Nyaman