Ini Manfaat Mengisi Tekanan Angin Ban Dengan Nitrogen

Ini Manfaat Mengisi Tekanan Angin Ban dengan Nitrogen Mengisi tekanan angin menggunakan nitrogen (Foto: Wandha/KO)

KabarOto.com - Begitu banyaknya bagian mobil yang harus dirawat terkadang bagian ini sering terlupakan. Tidak hanya mesin, ban mobil menjadi hal penting harus selalu di cek, agar kendaraan bisa menjadi alat transportasi dan mobilisasi nyaman dan aman.

Beberapa Sobat KabarOto tentu pernah merasakan masalah atau keluhan yang terjadi pada ban mobil, misalnya kurang angin, ban bocor, benjol, dan sebagainya. Ternyata banyak hal yang harus diketahui agar ban tidak cepat rusak dan dapat digunakan dengan nyaman, salah satunya terkait isi angin ban mobil.

Mengisi angin pada ban mobil tidak boleh sembarangan Sob, sebelumnya Sobat KabarOto harus paham terlebih dahulu tekanan angin yang dibutuhkan.

Baca Juga: Begini Cara Baca Kode-kode Jenis Ban

Bahkan isi penumpang yang ada di dalam kabin nantinya akan memengaruhi tekanan angin yang dibutuhkan. Semakin penuh isi kabin maka tekanannya semakin dimaksimalkan dari angka yang seharusnya.

Selain tekanan angin, bahan pengisiannya juga ada pilihan yaitu angin biasa atau nitrogen. Hal ini cukup membuat bingung, karena banyak pengguna kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang belum mengetahui kelebihan atau efek positif apa yang didapat dari mengisi angin ban dengan nitrogen.

"Tekanan angin kalau pakai nitrogen itu bikin ban mobil jadi lebih stabil, empuk, dan awet. Soalnya dipengaruhi juga dengan suhu yang dihasilkan," jelas Yogie Karya pemilik Indah Ban Serpong.

Nitrogen memiliki molekul yang lebih besar dan dianggap lebih bagus untuk ban, bahkan memengaruhi keawetannya. Jika dibandingkan angin biasa, nitrogen memang lebih cepat memuai namun dapat menjaga elastisitas ban dan menghindari pelek dari karat.

Baca Juga: Nggak Cuma Kepala, Ban Juga Bisa Benjol Loh

Berbeda dengan ban yang digunakan untuk berkendara sehari-hari, ban serep pada mobil lebih baik menggunakan angin biasa agar tidak cepat memuai. Tetapi, jika ban serep sudah berganti posisi menjadi ban yang digunakan sehari-hari maka disarankan untuk menggunakan nitrogen.

Ketahanan serta keawetan ban juga dipengaruhi dari pemakaian pengguna, jadi usahakan untuk rajin cek tekanan angin agar tidak menimbulkan masalah lainnya.

"Sebenarnya bisa cek seminggu atau dua minggu sekali, karena kalau tekanannya kurang bisa cepat rusak bannya. Kalau kondisi kurang angin jadi lebih gampang benjol kalau kena lubang. Nah, kalau ban sudah benjol ya sudah rusak, harus ganti," tambahnya.

Baca Juga: Begini Cara Baca Kode Produksi Ban Mobil