Nggak Cuma Kepala, Ban Juga Bisa Benjol Loh

Nggak Cuma Kepala, Ban Juga Bisa Benjol Loh Foto: Wandha

KabarOto.com - Sebagai pengguna kendaraan bermotor seperti mobil atau motor, jangan lupa untuk selalu memastikan servis rutin ya. Biasanya setiap pengguna kendaraan akan selalu berfokus pada bagian mesin nih. Ternyata tidak hanya di area mesin yang harus sering di cek dan dipastikan keamanannya.

Bagian penting lainnya yang cukup sering dilupakan oleh sebagian pengguna yaitu ban. Nah, salah satu hal penting yang harus diingat, ban mobil maupun ban motor harus selalu memiliki tekanan angin yang cukup ketika berkendara.

Hal tersebut dilakukan agar tidak merusak ban atau bahkan peleknya. Kebanyakan sih perempuan pengguna mobil yang masih sering mengabaikan hal ini. Walaupun tidak dipungkiri banyak perempuan yang sangat memahami dan merawat kendaraannya.

Baca juga: Lampaui Harga Model Baru, Toyota Supra 1997 Ini Tembus Rp 1,4 Miliar

Biasanya kebanyakan orang mengisi angin atau mengecek ban dikala mobil sudah tidak bisa digunakan. Misalnya ketika ban bocor. Mungkin masalah yang paling sering terjadi dan terlihat oleh mata hanya ban bocor atau pecah saja. Tapi perlu diketahui nih Sob, ternyata permasalahan pada ban ada macam-macam loh.

Contoh ban benjol

Misalnya seperti ban halus, bergelombang, bahkan benjol. Untuk mengetahui kondisi ban bermasalah ternyata bisa dirasakan loh. Ketika mobil diajak berjalan akan terasa tidak stabil dan jadi menghasilkan bunyi-bunyi. Atau bisa dilihat dan diraba sendiri, terasa permukaannya tidak bundar lagi atau bertekstur.

Hendar, pegawai di Indah Ban menjelaskan, "Biasanya kerasa banget kalau lagi di jalanan lurus, misalnya tol. Biasanya ada bunyi-bunyi aneh dari luar, terus laju mobilnya jadi nggak stabil seperti agak goyang gitu."

Nah, hal ini biasanya diakibatkan gesekan ban yang sudah berbentuk tidak normal. Apabila sudah terjadi dan ternyata kondisinya cukup parah, biasanya akan mempengaruhi setir yang lari-lari alias tidak bisa tetap lurus tanpa di arahkan.

Contoh ban bergelombang

"Kalau benjol atau gelombang penyebabnya macam-macam ya, bisa karena habis kena jalanan berlubang waktu kecepatan tinggi. Bisa juga karena tidak rutin rotasi ban, atau memang bannya sudah kadaluarsa. Diusahain setelah ban terpasang 3 sampai tahun diganti yang baru. Walaupun terpasang itu tetep kadaluarsa, kan umurnya jalan terus dipakai atau nggak," Hendar menambahkan.

Apabila sudah terjadi gejala ini, usahakan minimal untuk dilakukan pengecekan. Jika tidak, dan masih digunakan terus menerus apalagi untuk perjalanan jauh, hal ini akan sangat membahayakan mobil beserta penumpang.

Karena tidak bisa dipungkiri bahwa ban yang sudah kadaluarsa dan halus tidak dapat berfungsi maksimal untuk mencengkeram aspal saat pengereman. Parahnya ban akan semakin tipis dan bisa menjadi bocor atau pecah.