Ini Fungsi D+ Dan D- Pada Mobil Matik

Ini Fungsi D+ dan D- Pada Mobil Matik Transmisi matik (Foto: Wandha/KO)

KabarOto.com - Kendaraan roda empat kini sudah merajai lalu lintas. Tentunya karena kendaraan tersebut dirasa dapat lebih nyaman untuk menemani aktivitas sehari-hari. Belum lagi mayoritas mobil keluaran terbaru, kini sudah dibekali dengan mesin dan fitur yang menyenangkan untuk memudahkan pengemudi.

Salah satunya adalah transmisi otomatis, banyak orang yang menyebutnya mobil matik. Nah, mobil dengan transmisi ini dirasa sangat membantu loh. Pasalnya, mobil dengan transmisi otomatis jauh lebih mudah digunakan, karena pengemudi hanya perlu menginjak gas dan rem tanpa ada pedal kopling.

Baca Juga: Ini Arti Huruf & Angka Di Transmisi Matik

Tapi ada pula yang merasa bahwa mobil matik lebih lamban dan boros bahan bakar dibandingkan mobil dengan transmisi manual. Hmm.. hal ini perlu diluruskan, karena boros atau tidaknya sebuah kendaraan dipengaruhi juga oleh kaki-kaki si pengemudi. Dan jangan salah, mobil matik juga bisa dibuat manual loh.

Beberapa mobil yang menggunakan transmisi otomatis bisa dibuat semi-manual. Tapi, tidak semua mobil matik dibekali dengan kemampuan ini. Untuk mobil semi-manual bisa dilihat dari pengaturan persnelingnya. Biasanya mobil matik semi-manual ada tambahan D+ dan D-.

Nah, ketika mobil ingin dibuat manual, persneling di oper ke posisi D+ untuk menambahkan gigi. Caranya mudah, seperti menambahkan gigi ke mobil manual.

Pedal shift di belakang setir

Baca Juga: Mencoba Transmisi Semi Otomatis Wuling Confero S ACT

Sugi pemilik Bengkel Sugi yang khusus memperbaiki transmisi menjelaskan, "Kalau mau dipindah jadi manual tinggal di geser aja (tuasnya), rem sedikit terus tambahkan gigi atau ke D plus ini. Kalau mau diturunin lagi tinggal di geser ke bagian D minus. Tapi kalau memang mobil berhenti atau di rem total, sebenarnya nggak perlu diturunin. Karena nanti otomatis ke posisi normal lagi."

Yang perlu diperhatikan, percepatan di setiap mobil berbeda-beda. Sobat KabarOto perlu memperhatikan ke layar instrumen cluster yang akan menunjukkan posisi gigi mobil. Untuk menambah gigi, tidak hanya dilakukan melalui mengoper tuas. Beberapa mobil sudah ada yang dilengkapi dengan pedal shift.

Fitur ini lebih memudahkan pengemudi, karena tidak perlu memindahkan tangan dari genggaman setir. Biasanya fitur semi-manual digunakan ketika berada di jalan lurus seperti tol. Karena kecepatan yang diberikan akan lebih terasa, dibandingkan dengan penggunaan di jalan raya yang padat.

"Biasanya orang pada ganti ke semi-manual kalau lagi di jalan tol, supaya lebih cepat memang. Tapi kalau di jalan raya apalagi padat disarankan sih nggak usah pakai fitur manualnya. Soalnya malah buat mobil lebih boros, harus bolak-balik injak gas dan rem," tambah Sugi.