Nih.. Tips Jitu Lewati Genangan Air Di Musim Hujan

Nih.. Tips Jitu Lewati Genangan Air di Musim Hujan Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil seperti sedan atau city car karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi (Foto: Kipli)

KabarOto.com - Memasuki musim penghujan, berbagai masalah timbul di jalanan. Mulai kemacetan, pohon tumbang, tanah longsor, hingga banjir menjadi momok menakutkan bagi para pengendara di kota-kota besar. Kondisi tanpa hujan saja, jalanan di Ibukota sudah padat, apalagi jika ditambah dengan genangan akibat diguyur hujan.

Baca Juga: Waspadai Bahaya Aquaplaning Di Musim Hujan, Jangan Asal Terabas Genangan Air!

Terkadang pengemudi tidak punya pilihan. Mereka kerap menerobos genangan air karena harus mengejar waktu. Tapi jangan remehkan genangan air yang dilewati mobil.

Mempersiapkan kendaraan agar fit saja tidak cukup. Pengendara juga dituntut harus memahami beberapa jurus jitu saat menerabas genangan air.

tips lewati genangan

Nah, yang mesti dipahami pengemudi sebelum memacu mobilnya ke dalam air adalah karakter dan kondisi mobil. Serta, seberapa dalam kira-kira genangan air yang ada di depan.

Baca Juga: Ini Tips Chevrolet Untuk Packing Barang Mobil SUV Saat Mudik

Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil jenis sedan atau city car. Karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Beda dengan SUV yang memang didesain dengan ground clearance tinggi.

cara melewati genangan air

Tapi sebaiknya, jika bertemu genangan air yang cukup dalam, misal lebih tinggi dari ban, lebih baik mencari alternatif jalan lain. Namun jika tidak ada, maka Anda harus memastikan filter udara tidak kemasukan air, yang diakibatkan oleh gelombang atau riak air.

Jika sampai filter udara terendam, dapat menyebabkan water hammer (air masuk ke ruang pembakaran) dan tentunya bisa merusak mesin.

"Pastikan tinggi air tidak melebihi intake dan filter udara, karena bisa beresiko tersedot masuk ke mesin, satu-satunya cara adalah mengetahui letak saluran intake. Ketika sudah tahu letaknya kita jadi bisa memprediksi bahwa genangan yang dilewati aman untuk mesin kita atau tidak," jelas Siswanto Yudhohusodo dari Gati 2 Sport, Tangerang Selatan.

Baca juga: Ini 5 Tips Dasar Bikin Mobil Siap Hadapi Musim Hujan

Selain itu, menurutnya pastikan kendaraan melaju dengan kecepatan rendah sekitar 10-15 kpj dan gunakan gigi rendah pada transmisi manual dan pada transmisi otomatis saat menerabas banjir. "Idealnya gear di posisi 1 jika jarak kendaraan di depan relatif padat," imbuhnya.

Hindari juga posisi setengah kopling ataupun mengocok gas dalam genangan, karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air. "Lebih baik melatih agar kita bisa mempertahankan posisi RPM mesin (konstan), karena jika putaran mesin turun naik ditakutkannya air akan tersedot kedalam mesin," ujarnya.

mesin rusak

Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil Anda mogok, maka jangan pernah untuk mencoba menyalakan mesin mobil lagi. Karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Kemudian jika berhasil melewati genangan air tersebut, segera periksa kondisi rem apakah tetap optimal dengan metode sederhana. Jalankan kendaraan dengan kecepatan rendah, sekitar 5 kpj, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima.