Kaca Film Tepat Untuk Mobil Listrik, Ada?

Kaca Film Tepat untuk Mobil Listrik, Ada?

KabarOto.com - Tingkat kelembapan yang tinggi di Indonesia, menjadi hal penting bila penyejuk kabin bisa segera cepat menyabar ketika pengendara baru masuk ke mobil. Sehingga terkadang setelan penyejuk kabin dibuat maksimal agar kesejukan kabin cepat didapat.

Terkadang sialnya, mobil tak mendapat tempat teduh. Sehingga panas di kabin bisa melonjak dua kali lipat berbanding suhu di luar mobil. Head of After Sales Service Div. PT V-KOOL Indo Lestari, Billy Susanto, mengatakan pemilihan kaca film yang tepat tak akan membuat mobil menjadi sangat panas ketika terjemur.

Saat mobil terjemur, meingkatkan suhu di kabin



Billy menegaskan kaca film yang baik mampu menolak sinar Infra red (IR) dan ultra violet (UV) cukup bagus, bisa tetap tahan panas. Tak mesti gelap, bila hanya kadar gelapnya 20% seperti kaca film VK70 mampu meneruskan 70% cahaya tampak matahari (VLT) namun menolak 94% sinar infra merah penyebab panas.

Hal ini berdampak pada kabin tetap terang, namun sengatan matahari tidak terasa di permukaan kulit ketika pengendara atau penumpang berada di dekat jendela. "Panas matahari akan dirasakan melalui sengatan perih ke kulit atau timbulnya hawa panas, sementara silau adalah cahaya yang masuk dan diteruskan ke dalam ruang kabin yang tidak membawa energi panas menyegat,” ungkap Billy.

Kaca film tepat membuat nyaman meski panas terik di luar



Bila pemilihan kaca film tepat tentunya berdampak ke penggunaan bahan bakar. Karena suhu di kabin bisa cepat didapat, terutama bila pengendara atau penumpang memilih fitur Auto Climate.

V-Kool menyatakan bahwa telah diuji oleh Curtin University Australia, disimpulkan V-Kool bisa menurunkan temperatur kabin 10-12 derajat setelah terparkir di bawah matahari selama 5 jam. Teknologi V-Kool juga terbukti meningkatkan efisensi bahan bakar hingga 3% berkaitan dengan pengurangan beban penyejuk udara.

Trend penggunaan kendaraan listrik oleh beberapa kalangan masyarakat di Indonesia, tentu perlunya penggunaan kaca film yang tepat agar pemakaian baterai tetap efisien. Sebab saat di kemacetan, meski motor penggerak tak menyita energi, namun penyejuk kabin tetap menyita pemakaian energi.

Privasi dibutuhkan bagi pengendara mobil listrik



"Jangan hanya melihat dari sisi kegelapannya saja, tapi fungsinya untuk mengefisiensi energi di mobil listrik," tambah Billy. Dirinya memahami pemilik mobil listrik tentunya menginginkan privasi selama berkendara demi keselamatan barang yang dibawa.

Billy menjelaskan lebih gamblang, "Ya sebenarnya kalau pakai kaca film, mobil bisa lebih adem atau dingin. Kalau suhu kabin sudah dingin, AC tidak perlu dipasang di posisi dua bahkan tiga, yang membuat kompresor AC terus-menerus bekerja sehingga menguras energi dari baterai.”